Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Advertisement
CERPEN oleh: A. Ramadhani
Pesawat baru saja menyentuh landasan ketika Akmar sudah lebih dulu membuka ponselnya.
Advertisement
Belum sempat lampu tanda sabuk pengaman dipadamkan, ibu jarinya bergerak cepat menelusuri grup redaksi. Puluhan pesan masuk selama penerbangan dari Banjarmasin melalui Surabaya menuju Denpasar. Ada kebakaran di Plaza Amuntai, rapat DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara yang molor hingga malam, dan banjir kiriman dari Tabalong yang mulai merendam beberapa desa di Amuntai.
Siska melirik layar ponsel itu, lalu menghela napas pelan.
"Aku kalah cepat sama notifikasi," katanya setengah bercanda.
Advertisement
Akmar tersenyum tanpa mengangkat kepala.
"Tinggal balas sebentar."
Siska tidak menjawab.
Ia sudah terlalu sering mendengar kalimat itu.
Advertisement
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement



