Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Santri Menjaga Persatuan dalam Keberagaman

a
Penulis: admin❯
Bihman, S.Ag
Bihman, S.Ag

Advertisement

Oleh: Bihman, S.Ag
Guru MTsN 3 Tanah Bumbu

Pondok pesantren adalah lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia yang mulai berkembang pada abad ke-14–15 Masehi melalui peran para Wali Songo. Lembaga pendidikan Islam ini bersendikan pada lima elemen utama, yaitu kiai sebagai pemimpin dan panutan, santri yang berkedudukan sebagai murid yang menuntut ilmu, masjid sebagai tempat kegiatan pembelajaran dan praktik ibadah, pondok sebagai tempat tinggal atau menginap para santri, serta pengajaran yang bersumber dari kitab kuning berbahasa Arab.

Dalam perkembangannya, pondok pesantren telah menjelma sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional yang memiliki peran penting dalam perkembangan agama dan kebudayaan di Indonesia. Penyebarannya begitu pesat, tidak saja di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan, tetapi telah menyebar ke berbagai pelosok Tanah Air.

Advertisement

Dalam sejarah perjalanannya, eksistensi pondok pesantren antara lain tercermin ketika Hadratussyekh KH. Hasyim Asy'ari mengikrarkan Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 yang mewajibkan umat Islam untuk membela kemerdekaan Indonesia dari kembalinya pasukan NICA Belanda, yang kemudian memicu peristiwa 10 November di Surabaya.

Berakar dari peristiwa tersebut, lahirlah Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 22 Tahun 2015 yang ditandatangani pada 15 Oktober 2015 oleh Presiden Joko Widodo dan menetapkan tanggal 22 Oktober secara resmi sebagai Hari Santri Nasional. Sejak itu, setiap tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Santri Nasional (HSN).

Secara filosofis, eksistensi Hari Santri mengandung nilai-nilai keagamaan, nasionalisme, dan moralitas. Santri tidak hanya dipandang sebagai sosok yang taat beragama, tetapi juga diyakini memiliki tanggung jawab sosial dan kebangsaan. Dalam ajaran Islam, cinta tanah air (hubbul wathan minal iman) menjadikan perjuangan membela tanah air sebagai bagian dari iman.

Advertisement

Hal tersebut tercermin dalam sepak terjang perjuangan para santri yang menempatkan kemerdekaan sebagai bagian dari pengamalan ajaran agama. Pemahaman ini menempatkan pesantren sebagai lembaga pendidikan yang memiliki karakter khas, yakni kemandirian, kebersahajaan, dan komitmen pada nilai-nilai kebangsaan. Oleh karena itu, Hari Santri bukan sekadar peringatan historis, tetapi juga momentum untuk memperkuat karakter bangsa berbasis nilai-nilai nasionalisme yang moderat.

Peran Santri Membangun Umat dan Menjaga Persatuan

Dewasa ini, kontribusi santri sangat diharapkan dalam proses membangun umat, menjaga persatuan bangsa, dan merawat moderasi beragama melalui nilai keislaman rahmatan lil 'alamin. Mereka menjadi pilar moral, penggerak ekonomi kerakyatan, serta garda depan penangkal radikalisme untuk mewujudkan Indonesia yang rukun dan maju.

Di era modernisasi saat ini, keberadaan pesantren dan santri-santrinya tidak hanya terbatas pada persoalan agama, tetapi jangkauannya telah merambah berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara serta terlibat langsung dalam proses pembangunan nasional.

Dalam konteks keindonesiaan yang majemuk, santri sangat berperan sebagai perekat persatuan. Nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan moderasi yang diajarkan di pesantren menjadi benteng kokoh dalam menghadapi tantangan disintegrasi.

Advertisement

Artikel Terkait

QRIS dan Kekuatan Finansial di Era Digital

QRIS dan Kekuatan Finansial di Era Digital

Ngopi di warung kecil pinggir jalan sekarang punya nuansa yang berbeda dibandingkan lima tahun lalu. Anda tidak perlu lagi merogoh kantong u

Menagih Janji Indonesia Emas 2045

Menagih Janji Indonesia Emas 2045

Setiap 28 Oktober, kita memperingati Sumpah Pemuda dengan upacara, pidato, dan seruan persatuan. Namun, di tengah gegap gempita peringatan i

Siswa Tinggal Kelas, Ready or Not?

Siswa Tinggal Kelas, Ready or Not?

Ungkapan tinggal kelas memberi kesan horor tersendiri bagi siswa-siswa milenial terdahulu ketika tidak mampu mencapai ketuntasan belajar di

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer