RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Polisi menangkap buronan kasus penikaman usai nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia di Banjarmasin. Pelaku, Alfredo Alex Sonder Pina Yungan, diringkus setelah dua hari melarikan diri.
Pelaku ditangkap saat bersembunyi di sebuah rumah di Jalan Dahlia Gang Budaya, Banjarmasin Tengah, Selasa (7/7/2026) malam. Lokasi persembunyian itu tak jauh dari tempat tinggalnya.
Penangkapan dilakukan personel Opsnal Polsek Banjarmasin Tengah yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Raihan Fakhri Primavinsyah bersama Tim Opsnal Macan Resta Polresta Banjarmasin di bawah pimpinan Ipda Boy Carter.
Saat hendak diamankan, pelaku sempat berusaha kabur sehingga terjadi aksi kejar-kejaran. Namun, petugas yang telah mengepung sejumlah akses jalan dan gang berhasil menangkapnya.
"Pelaku kami amankan dalam kondisi mabuk. Saat dimintai keterangan, ucapannya masih belum jelas," ujar Ipda Raihan.
Motif Penikaman Masih Didalami
Penyidik masih mendalami motif penikaman tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden dipicu perselisihan setelah pelaku dan korban mengikuti nobar pertandingan Piala Dunia.
"Diduga terjadi cekcok karena sama-sama berada di bawah pengaruh minuman keras oplosan. Di lokasi kami juga menemukan beberapa botol minuman beralkohol," katanya.
Menurut Raihan, malam itu terdapat lima orang yang berkumpul di rumah salah seorang saksi untuk menggelar nobar. Setelah acara selesai, pelaku sempat pulang sebelum kembali membawa senjata tajam.
"Setelah selesai menonton, pelaku sempat pulang. Namun tidak lama kemudian dia kembali lagi ke rumah tersebut sambil membawa senjata tajam, lalu langsung menusuk korban satu kali," ungkapnya.
Usai melakukan penikaman, pelaku langsung melarikan diri. Polisi kemudian mengamankan barang bukti berupa botol minuman keras dan gelas yang diduga digunakan saat pesta miras sebelum kejadian.
"Kami masih memeriksa para saksi dan mendalami motifnya. Dugaan sementara memang terjadi kesalahpahaman, tetapi penyebab pastinya masih dalam penyelidikan, sedangkan untuk senjata tajam masih dicari, keterangan dia dibuang," terang Raihan.
Korban Jalani Operasi
Korban, Arya Ridho Friatna, warga asal Palangka Raya, hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Luka tusuk di perut sebelah kanan menyebabkan usus keluar sehingga korban harus menjalani operasi.
"Korban masih dalam penanganan medis di rumah sakit. Operasi sudah dilakukan," ujar Ipda Raihan.
Sebelumnya, penikaman terjadi usai nobar pertandingan sepak bola di Jalan Simpang Bali, Gang Telerama, Kelurahan Antasan Besar, Banjarmasin Tengah, Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 06.00 Wita. (*)
Editor : M. Ramli Arisno