RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kotabaru – Pintu aduan bagi masyarakat Bumi Saijaan kini terbuka lebar. Pemerintah Kabupaten Kotabaru berkomitmen untuk lebih mendengar suara arus bawah dengan memaksimalkan platform SP4N-LAPOR (Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat).
Langkah ini ditegaskan dalam sosialisasi yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) di Aula Bamega, Kantor Bupati Kotabaru, Kamis (2/7).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kotabaru, Eka Saprudin menyatakan, platform resmi dari pemerintah pusat ini sengaja disediakan agar tidak ada lagi sumbatan komunikasi antara warga dan jalannya roda pemerintahan.
“Masyarakat kini punya wadah resmi. Mau menyampaikan aspirasi, kritik, masukan, hingga mengadukan apapun terkait layanan publik, sekarang jalurnya lebih mudah, cepat, transparan, dan terintegrasi,” tegas Eka.
Ia juga mewanti-wanti seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Kotabaru agar tidak alergi terhadap kritik atau aduan warga.
“Jadikan setiap pengaduan masyarakat sebagai bahan evaluasi dan motivasi. Begitu ada laporan masuk, harus direspons secara cepat, tepat, dan solutif. Keberhasilan sistem ini sangat bergantung pada komitmen kita untuk melayani,” tambahnya.
Sekretaris Diskominfo Kotabaru, Akhmad Junaidi mengamini bahwa pelayanan publik yang berkualitas hanya bisa dicapai jika pemerintah mau mendengar kebutuhan riil di lapangan.
“SP4N-LAPOR ini hadir sebagai ruang terbuka. Warga silakan manfaatkan sarana ini untuk mengawal kinerja pelayanan yang kami berikan,” tuturnya.
Agar setiap aduan warga tidak mentah di tengah jalan, Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Persandian Diskominfo Kotabaru, Mariana menjelaskan bahwa pihaknya sengaja memperkuat kapasitas para admin pengelola di tiap instansi.
“Tujuannya jelas, meningkatkan kapasitas admin agar koordinasi antar-SKPD bisa lebih kilat dalam mengeksekusi dan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat yang masuk,” beber Mariana.
Editor : M Oscar Fraby