Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Lumpur dan Listrik Padam Ganggu Distribusi Air Bersih di Pelaihari

Norsalim Yahya • Selasa, 30 Juni 2026 | 18:15 WIB

 

CEK: Plt Direktur PT Air Minum Berkah Banua (AMBB) Akhmad Hairin bersama Satuan Pengawas Internal (SPI) Eko Sugiharto meninjau SPAM IKK Bajuin untuk memastikan pasokan air baku tetap aman di tengah musim kemarau, Selasa (30/6/2026). (Foto: Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)
CEK: Plt Direktur PT Air Minum Berkah Banua (AMBB) Akhmad Hairin bersama Satuan Pengawas Internal (SPI) Eko Sugiharto meninjau SPAM IKK Bajuin untuk memastikan pasokan air baku tetap aman di tengah musim kemarau, Selasa (30/6/2026). (Foto: Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Pelaihari – Distribusi air bersih di Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), sempat terganggu akibat tingginya kandungan lumpur pada air baku dan pemadaman listrik bergilir.

Meski demikian, pasokan air baku dari Sungai Tabanio di Desa Bajuin, Kecamatan Bajuin, dipastikan masih aman untuk menopang produksi air bersih hingga sekitar dua bulan ke depan.

Musim kemarau mulai dirasakan di Tala dalam beberapa pekan terakhir. Selama sekitar tiga pekan, sebagian besar wilayah belum diguyur hujan sehingga debit sejumlah sumber air baku perlahan menurun.

Namun, kondisi tersebut belum mengganggu ketersediaan air baku di Sungai Tabanio yang menjadi salah satu andalan PT Air Minum Berkah Banua (AMBB).

Plt Direktur PT AMBB Akhmad Hairin mengatakan, keluhan pelanggan terkait aliran air yang tidak lancar lebih banyak dipicu tingginya kandungan lumpur pada air baku. Kondisi itu membuat proses pengolahan membutuhkan waktu lebih lama.

"Ada keluhan aliran air tidak optimal. Salah satu penyebabnya karena endapan lumpur tinggi, sehingga proses pengolahan lebih lama," katanya, Selasa (30/6/2026).

Selain faktor kualitas air baku, distribusi air bersih juga terdampak pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Gangguan listrik menyebabkan proses produksi air bersih ikut terhambat.

Hairin mengatakan, selain memanfaatkan air baku dari Sungai Tabanio, PT AMBB juga mengandalkan sumber air dari danau milik PTPN untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di Kota Pelaihari.

Sementara itu, Satuan Pengawas Internal (SPI) PT AMBB Eko Sugiharto memastikan kondisi pasokan air baku masih mencukupi.

"Melihat kondisi saat ini dan pengalaman sebelumnya, pasokan diperkirakan masih aman hingga sekitar dua bulan ke depan," ujarnya.

Ia menjelaskan, SPAM IKK Bajuin memiliki kapasitas produksi 20 liter per detik. Sementara instalasi pengolahan air yang memanfaatkan danau milik PTPN mampu memproduksi hingga 50 liter per detik.

Di SPAM IKK Bajuin terdapat dua intake. Satu melayani kebutuhan pelanggan di Desa Galam dan sekitarnya, sedangkan satu intake lainnya menyuplai air bersih untuk wilayah Kota Pelaihari. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#distribusi air Pelaihari #PT Air Minum Berkah Banua #Sungai Tabanio #air bersih Tanah Laut #musim kemarau Tala