Program GSMS Tanah Laut Ajak Siswa Pelajari Budaya Langsung dari Seniman

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Pelaihari - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanah Laut (Tala) kembali menggelar program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) tahun 2026. Kegiatan tahunan yang memasuki edisi ketiga ini berlangsung di Ruang Terbuka Hijau Kijang Mas Permai pada Selasa (27/10/2026).
Program ini dirancang sebagai bentuk ekstrakurikuler guna mengenalkan seni budaya daerah kepada siswa SD, SMP, SMA, hingga SLB. Selain itu, kegiatan tersebut hadir sebagai solusi atas terbatasnya tenaga pengajar seni di sekolah sekaligus wadah untuk menemukan bibit seniman berbakat sejak usia dini.
Plt Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Tala, Maulidi Rahman, menyebutkan bahwa GSMS menjadi jembatan bagi siswa untuk berinteraksi langsung dengan praktisi seni.
“Kegiatan ini merupakan ekstrakurikuler dan hadir untuk menjawab keterbatasan guru seni budaya di sekolah. Sekaligus juga menjaring talenta berbakat sejak usia dini,” katanya, Rabu (28/10/2026).
Pelaksanaan program tahun ini menggandeng Dewan Kesenian Daerah (DK) Tala serta melibatkan 11 seniman lokal bersama asisten mereka. Sebanyak 11 sekolah turut berpartisipasi dalam rangkaian acara yang menampilkan tari tradisional, tari kreasi, musik panting, madihin, hingga opera berbahasa Banjar.
Ketua DK Tala, Hadani menambahkan bahwa fokus utama program ini adalah menjaga kelestarian warisan budaya Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Tujuannya untuk melestarikan seni dan budaya Indonesia, khususnya Kalsel, serta mengenalkan kepada murid tentang seni dan budaya," ujarnya.
Melalui program ini, siswa tidak hanya belajar secara teori tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis dari para seniman. Hal ini diharapkan mampu menanamkan nilai luhur serta membentuk karakter generasi muda yang kreatif dan inovatif bagi pelestarian seni daerah. (sal).



