Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

ULM–KP2MI Bentuk Migran Centre, Siapkan Lulusan Tembus Kerja Luar Negeri

N
Penulis: Nurhidayat❯
MOMEN: Rektor ULM Prof Ahmad dan Menteri P2MI Mukhtarudin foto bersama usai menyepakati pembentukan Migran Centre di kampus.
MOMEN: Rektor ULM Prof Ahmad dan Menteri P2MI Mukhtarudin foto bersama usai menyepakati pembentukan Migran Centre di kampus.

Advertisement

JAKARTA — Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) sepakat membentuk Migran Centre di kampus, Rabu (29/4).

Kesepakatan ini dicapai dalam audiensi di Gedung KP2MI, Jakarta, sebagai upaya menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap mengisi peluang kerja luar negeri.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, menjelaskan Migran Centre menjadi bagian dari ekosistem penyiapan tenaga kerja migran berbasis kampus. Program ini mencakup pelatihan, vokasi, hingga pendampingan mahasiswa sebelum memasuki pasar kerja internasional.

“Program ini sudah berjalan di 12 perguruan tinggi. Kami dorong kampus ikut menyiapkan SDM yang siap kerja di luar negeri,” ujarnya.

Advertisement

Ia menambahkan, Migran Centre akan menjadi pusat layanan terpadu, mulai dari informasi lowongan kerja luar negeri, job mentoring, hingga akses ke lembaga pelatihan dan penempatan pekerja migran Indonesia (PMI).

"Saat ini, terdapat proyeksi 324.542 lowongan kerja di luar negeri di berbagai sektor. Peluang tersebut dinilai perlu diimbangi dengan kesiapan tenaga kerja yang kompeten dan terlatih," Ucap Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin.

Rektor ULM, Prof Ahmad, menyatakan pihaknya siap mendukung program tersebut. Menurutnya, kehadiran Migran Centre akan memperkuat peran kampus dalam mempercepat serapan lulusan ke dunia kerja global.

"ULM siap berkolaborasi. Dengan adanya Migran Centre, diharapkan dapat meningkatkan posisi ULM dalam percepatan penyerapan tenaga kerja,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, pembentukan Migran Centre di ULM ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan. Dengan demikian, ULM akan bergabung dalam jaringan perguruan tinggi yang berperan aktif menyiapkan pekerja migran Indonesia yang terampil, profesional, dan terlindungi.

Advertisement

Artikel Terkait

ULM Raih Enam Penghargaan Abdidaya Ormawa 2026

ULM Raih Enam Penghargaan Abdidaya Ormawa 2026

ULM raih 6 penghargaan Abdidaya Ormawa 2026 di Makassar, membuktikan komitmen kampus mendukung inovasi dan keberlanjutan program mahasiswa

Sembilan Prodi FKIP ULM Kantongi Akreditasi Internasional ACQUIN

Sembilan Prodi FKIP ULM Kantongi Akreditasi Internasional ACQUIN

Sembilan prodi FKIP ULM meraih akreditasi internasional ACQUIN hingga 2032. Enam prodi lain disiapkan untuk menyusul pada 2026–2027.

ULM Lampaui Target, Melesat 333 Peringkat Dunia di UI GreenMetric World University Rankings 2026

ULM Lampaui Target, Melesat 333 Peringkat Dunia di UI GreenMetric World University Rankings 2026

ULM melesat 333 peringkat dalam UI GreenMetric 2026, dari 1.016 menjadi 683 dunia dan naik ke posisi 76 nasional.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer