Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ribuan SPPG Kena Suspend, Belum Daftarka SLHS dan IPAL

a
Penulis: admin❯
PENYAJIAN: Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.256 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Indonesia Timur, mulai 1 April 2026. (Dokumen Jawa Pos)
PENYAJIAN: Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.256 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Indonesia Timur, mulai 1 April 2026. (Dokumen Jawa Pos)

Advertisement

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mengambil langkah tegas. Mereka melakukan penghentian operasional sementara (suspend) terhadap 1.256 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Indonesia Timur, mulai 1 April 2026. 
 
Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III BGN, Rudi Setiawan, mengatakan bahwa tindakan ini diambil lantaran SPPG tersebut belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
 
"Rencana SPPG yang akan kami suspend terhitung mulai tanggal 1 April 2026 di wilayah III adalah yang belum memiliki SLHS dan IPAL," katanya di Jakarta, Selasa (31/3).
 
Menurutnya, kepemilikan SLHS dan IPAL merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi seluruh SPPG guna menjamin keamanan pangan dan menjaga standar kebersihan lingkungan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Kami ingin memastikan bahwa seluruh SPPG benar-benar memenuhi standar, baik dari sisi keamanan pangan maupun pengelolaan limbah. Ini penting untuk melindungi kesehatan para penerima manfaat," tegas Rudi.
 
BGN juga telah memberikan waktu dan kesempatan bagi SPPG untuk segera melengkapi persyaratan tersebut. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, masih terdapat sejumlah SPPG yang belum melakukan pendaftaran SLHS maupun menyediakan fasilitas IPAL.
 
Ia menyebut, bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala. SPPG yang telah memenuhi seluruh ketentuan nantinya dapat kembali beroperasi setelah melalui proses verifikasi.
 
"Kami mendorong agar SPPG yang di-suspend segera melakukan perbaikan dan melengkapi persyaratan. Setelah itu, mereka bisa mengajukan kembali untuk diverifikasi agar dapat beroperasi kembali," pungkasnya.

Advertisement
Editor : Arief M
Sumber : Jawa Pos

Artikel Terkait

Administrasi Jadi Kendala, 13 Dapur MBG di Tala Berhenti Sementara

Administrasi Jadi Kendala, 13 Dapur MBG di Tala Berhenti Sementara

Operasional 13 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tala resmi dihentikan sementara.

Ratusan Siswa di Cirebon Diduga Keracunan MBG, SPPG Pemasok Langsung Di-Suspend

Ratusan Siswa di Cirebon Diduga Keracunan MBG, SPPG Pemasok Langsung Di-Suspend

Sekitar 100 siswa sekolah dasar (SD) dan taman kanak-kanak (TK) di wilayah Kalijaga, Kota Cirebon, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan se

Jangan Cuma Sosialisasi ! DPRD Banjarmasin Desak Timbangan SPPG Diperiksa

Jangan Cuma Sosialisasi ! DPRD Banjarmasin Desak Timbangan SPPG Diperiksa

DPRD Banjarmasin mendorong pengawasan tera timbangan SPPG agar takaran MGB akurat. Baru 50 dari 61 SPPG terwakili dalam sosialisasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer