Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wakil Kepala BGN Ingatkan Mitra Perhatian Betul Operasional SPPG

a
Penulis: admin❯
BERI PENEKANAN: Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang/(Istimewa).
BERI PENEKANAN: Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang/(Istimewa).

JAKARTA - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menyerukan agar Mitra memperhatikan betul pelaksanaan operasional dapur Satuan Pelaksana Pelayanam Gizi (SPPG).


Advertisement

“Anda di rumah, cuma nyuruh pembantu atau siapa untuk melihat dapur, terus (Anda) kongko-kongko dapat Rp6 juta sehari, itu keterlaluan!" ujarnya, Sabtu, (7/2).

Dia menegaskan bahwa Mitra sehari-hari harus ikut memantau bagaimana sistem tata kelola dapur SPPG dijalankan. Termasuk juga harus mau merogoh kocek untuk menyiapkan koki cadangan untuk ikut mengawasi seluruh alur memasak jika ada kesalahan.

Nanik menegaskan bahwa uang insentif Rp6 juta sehari itu termasuk untuk uang sewa peralatan dapur. Oleh karena itu, Mitra SPPG harus menyiapkan peralatan dapur yang baik dan berkualitas. Semua peralatan yang dipakai di dapur MBG juga harus dalam kondisi baru.

Advertisement

Mitra pun harus membangun dapur sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) BGN. Sebab, penilaian sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) juga berdasarkan apakah pembangunan dapur sesui Juknis BGN atau tidak. Jika tidak sesuai, maka Dinkes akan meminta dapur diperbaiki sampai sesuai Juknis.

Selain itu, Mitra juga harus merekrut relawan dengan persyaratan tes kesehatan terlebih dahulu dan melakukan tes kesehatan berkala empat bulan sekali pada relawan, hingga juga harus mendaftarkan karyawan untuk ikut BPJS Tenaga Kerja.

Meski harus melalui seleksi kesehatan yang ketat, Mitrajuga tidak boleh menolak calon relawan yang difable namun sehat, untuk ikut bekerja di dapur MBG.

Advertisement

Namun begitu, Nanik menyebut bahwa Mitra tidak diperkenankan mengintervensi, apalagi mendominasi atau bahkan menyetir dapur SPPG dalam membuat menu Makan Bergizi Gratis. "Masa makanan sudah disusun ahli gizi terus (Anda) mengambil alih. Ini yang terjadi viral yang sekarang lagi rame. Ini intervensi. Lah sampeyan itu, sing pinter itu Ahli Gizi, opo sampeyan? Loh kok malah ngatur ahli gizi," cecarnya.

Ketua Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian dan Lembaga untuk Pelaksanaan Program MBG itu pun mengancam tak segan menutup SPPG yang tercium tidak jujur dalam pelaksanaannya. "Yang kita suspend juga adalah kalau Bapak Ibu Mitra tidak benar dalam menggunakan anggaran sepuluh ribu. Kita akan audit. Nah, kalau nggak bener kita suspend," ucapnya.

Berdasarkan investigasi yang dilakukan timnya selama ini, banyak ditemukan berbagai permainan anggaran belanja bahan baku yang dilakukan Mitra pun ada yang kongkalikong dengan oknum Kepala SPPG. "Begitu saya tahu dan menemukan Mitra intervensi dalam penentuan menu dan belanja bahan baku kualitas nomer dua, saya akan langsung suspend satu minggu," pungkasnya. 

Advertisement
Editor : Arief M
Sumber : Jawa Pos

Artikel Terkait

Administrasi Jadi Kendala, 13 Dapur MBG di Tala Berhenti Sementara

Administrasi Jadi Kendala, 13 Dapur MBG di Tala Berhenti Sementara

Operasional 13 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tala resmi dihentikan sementara.

Ratusan Siswa di Cirebon Diduga Keracunan MBG, SPPG Pemasok Langsung Di-Suspend

Ratusan Siswa di Cirebon Diduga Keracunan MBG, SPPG Pemasok Langsung Di-Suspend

Sekitar 100 siswa sekolah dasar (SD) dan taman kanak-kanak (TK) di wilayah Kalijaga, Kota Cirebon, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan se

Jangan Cuma Sosialisasi ! DPRD Banjarmasin Desak Timbangan SPPG Diperiksa

Jangan Cuma Sosialisasi ! DPRD Banjarmasin Desak Timbangan SPPG Diperiksa

DPRD Banjarmasin mendorong pengawasan tera timbangan SPPG agar takaran MGB akurat. Baru 50 dari 61 SPPG terwakili dalam sosialisasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer