Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tembus 10 Ribu Per Pekan, Kasus ISPA di Kalsel Terus Melonjak

M
Penulis: M Oscar Fraby❯
Ilustrasi ISPA
Ilustrasi ISPA

Advertisement

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU -  Lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kalsel menjadi perhatian serius di tengah masih berlangsungnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam lima pekan terakhir, jumlah kasus ISPA tercatat rata-rata mencapai 10 ribu kasus per pekan.

Berdasarkan data Dinkes Kalsel, kasus ISPA pada pekan terakhir mencapai sekitar 10 ribu kasus dan menjadi tren yang bertahan selama lima pekan berturut-turut. “ISPA minggu kemarin ada 10 ribuan. Tersebar di seluruh provinsi, dengan terbanyak di Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru. Dalam lima minggu ini kita rata-rata 10 ribuan kasus,” terang Kepala Dinkes Kalsel, dr Diauddin, Senin (19/10).

Dia mengatakan, antisipasi terhadap dampak karhutla telah dilakukan jauh sebelum puncak musim kebakaran. Selain rumah oksigen, seluruh rumah sakit dan puskesmas diinstruksikan meningkatkan kesiapsiagaan sejak Juli 2026. “Rumah oksigen kita sudah ada 113 titik. Kalau rumah sakit dan puskesmas, sejak Juli sudah kita minta untuk siap siaga menghadapi dampak karhutla,” tambahnya.

Advertisement

Dinkes Kalsel memastikan fasilitas kesehatan tetap dalam kondisi siaga untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak. Kehadiran rumah oksigen juga diharapkan dapat menjadi salah satu sarana penanganan awal bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat kualitas udara yang memburuk.

Di sisi lain, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan selama kabut asap masih terjadi. Warga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara menurun, menggunakan masker yang sesuai ketika beraktivitas di luar rumah, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami sesak napas atau keluhan pernapasan yang semakin memburuk. (mof)

Advertisement

Artikel Terkait

Tak Dapat Jatah Banpres Rp10 Miliar, Relawan Pemadam Swasta HSU Kecewa

Tak Dapat Jatah Banpres Rp10 Miliar, Relawan Pemadam Swasta HSU Kecewa

Relawan pemadam kebakaran swasta di HSU kecewa karena tidak mendapat jatah banpres karhutla Rp10 Miliar

Tak Cukup Tersangka Korporasi, Harus Ada Ganti Rugi Pemulihan Lingkungan Pasca Karhutla

Tak Cukup Tersangka Korporasi, Harus Ada Ganti Rugi Pemulihan Lingkungan Pasca Karhutla

DPR RI menilai penegakan hukum kasus karhutla tidak boleh hanya berhenti kepada penetapan 20 korporasi yang menjadi tersangka. Perlu ada pen

Pemko Banjarbaru dapat Bantuan Presiden Rp15 Miliar, untuk Armada hingga Peralatan

Pemko Banjarbaru dapat Bantuan Presiden Rp15 Miliar, untuk Armada hingga Peralatan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru mengungkapkan penggunaan Dana Bantuan Presiden (Banpres) untuk penanganan kebakar

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer