Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Laka Lantas di Kabupaten HSU Makan Korban Jiwa, Satlantas Polres HSU : 'Disebabkan Human Error'

M Akbar Radar Banjarmasin • Senin, 4 Agustus 2025 | 09:32 WIB
Kasat Lantas Polres HSU, AKP Yuwono.(Foto:M Akbar/Radar Banjarmasin)
Kasat Lantas Polres HSU, AKP Yuwono.(Foto:M Akbar/Radar Banjarmasin)

AMUNTAI - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menangani sekitar 39 kasus kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di jalan raya yang melibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat, sepanjang Januari-Juli 2025.

Dari 39 kasus laka lantas tersebut, Unit Laka Lantas Satlantas Polres HSU mendata tujuh pengendara jadi korban (meninggal dunia) dari dua kejadian laka lantas pada bulan Februari dan tiga kejadian lagi pada Maret dan dua kejadian pada Juli 2025.

Sedangkan, korban luka berat sebanyak tujuh kasus dan luka ringan 30 kasus.

Kasat Lantas Polres HSU, AKP Yuwono mengatakan penyebab laka lantas di wilayahnya lebih banyak disebabkan human error atau kelalaian.

“Mayoritas laka lantas terjadi pada pengendara roda dua. Penyebab adalah memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi atau maksimal. Dan rata-rata laka tunggal atau jatuh sendiri,” ujarnya, mewakili Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, Sabtu (2/8/2025).

Dari total kerugian materi akibat sejumlah laka lantas di Kabupaten HSU mencapai Rp65.350.000. “Kami sudah memasang spanduk peringatan dan imbauan agar pengendara tidak memacu kendaraan secara maksimal. Kkhususnya pada beberapa jalan yang dinilai berbahaya bagi pengendara,” ungkapnya.

Langkah persuasif lainnya, yakni melakukan edukasi keselamatan berlalu lintas di jalan raya, baik pada pelajar lewat Program Satlantas Goes to School.

Sasaran edukasi tersebut adalah para pengendara ojek pangkalan, para supir, dan para pelaku usaha angkutan ekspedisi dan organisasi masyarakat.

“Lewat sosialisasi keselamatan berkendara, diharapkan menumbuhkan kesadaran pengendara baik roda dua dan roda empat saat melintas di jalan raya, hingga menekan terjadinya laka lantas,” harapannya.

Sedangkan saat Operasi Ops Patuh Intan 2025 yang berlangsung selama 14 hari, diketahui ada tiga kecelakan yang melibatkan roda dua.

“Tidak ada korban jiwa. Pengendara roda dua yang terlibat kecelakaan hanya mengalami luka ringan,” tandasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#human error #Amuntai #laka lantas #Kabupaten Hulu Sungai Utara #polres hsu