Momen ini bertepatan dengan HUT ke-78 RI. Yang berkelahi bukan hanya warga sekitar, ada juga dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Kapolsek Tapin Tengah, Iptu Sugiono membenarkan adanya perkelahian saat acara Badandang di Desa Pandahan. “Namun yang menangani kasus ini Sat Reskrim Polres Tapin,” ucapnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tapin AKP Haris Wicaksono menjelaskan, perkelahian ini melibatkan terlapor bernama Yusran Fauzi (39). "Dia warga Desa Baluti, Kecamatan Kandangan, Kabupaten HSS," jelasnya.
Sedangkan pelapor juga sama dari Kabupaten HSS, tepatnya di Kecamatan Simpur bernama Muhammad Rindi (31). “Penyebab perkelahian ini karena ditegur,” ungkapnya, Jumat (18/8).
Jadi dijelaskan perwira balok tiga ini, awalnya pelapor sedang menonton layang-layang, kemudian ia ditegur oleh terlapor. “Pelapor menantang berkelahi, perkelahian pun terjadi,” ucapnya.
Saat perkelahian terjadi, diduga terlapor dibantu oleh teman-temannya, hingga menyebabkan pelapor menderita sejumlah luka.
“Karena mendapatkan luka, ia dibawa ke RS Datu Sanggul Rantau, sedangkan terlapor dibawa ke Polres Tapin untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya. (dly/yn/ris) Editor : Arief