Balangan Berstatus Sangat Tidak Sehat, Polusi Udara Tembus 158,4 Mikrogram

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PARINGIN - Kondisi udara di Kabupaten Balangan kian memburuk. Imbas dari rentetan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), tingkat pencemaran udara kini menembus ambang batas bahaya, terutama pada pagi hari.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan secara resmi merilis Peringatan Dini Kualitas Udara pada Senin (12/10/2026). Rilis ini didasarkan pada hasil pemantauan Stasiun Klimatologi BMKG Kalimantan Selatan.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan Rahmi, mengungkapkan bahwa konsentrasi partikulat (PM2.5) di Bumi Sanggam menunjukkan tren peningkatan yang signifikan sejak tengah malam hingga menjelang siang.
"Berdasarkan pantauan Stasiun Klimatologi sejak pukul 00.00 hingga 09.00 WITA pagi tadi, kondisi kualitas udara di Balangan umumnya berada pada kategori 'Tidak Sehat'," ungkapnya.
Rahmi membeberkan, kondisi terburuk terjadi pada rentang waktu masyarakat memulai aktivitas pagi. Tepatnya pada pukul 07.00 hingga 08.00 WITA.
"Pada jam-jam krusial tersebut, grafik menunjukkan konsentrasi tertinggi mencapai angka 158,4 mikrogram per meter kubik. Angka ini secara otomatis menetapkan kualitas udara kita pada kategori 'Sangat Tidak Sehat'," tegasnya.
Menyikapi data polusi yang mengkhawatirkan tersebut, Rahmi mengimbau masyarakat untuk segera mengambil langkah proteksi diri.
"Kami sangat menyarankan warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terlebih pada jam-jam dengan paparan kabut asap tertinggi," urai Rahmi.
Jika terpaksa harus keluar rumah, ia menekankan pentingnya penggunaan masker yang memadai, bukan sekadar masker kain biasa.



