Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bank Kalsel dan DLU Dukung Diskusi Publik Perempuan dan Media

R
Penulis: Raudah Anisya❯
DISKUSI: Dua pembicara perempuan dihadirkan pada diskusi publik FJPI Kalsel, bertajuk perempuan dan media di WKK, Sabtu (29/8/2026). 
DISKUSI: Dua pembicara perempuan dihadirkan pada diskusi publik FJPI Kalsel, bertajuk perempuan dan media di WKK, Sabtu (29/8/2026). 

Advertisement

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kalsel menggelar diskusi publik dengan tema perempuan dan media, Merawat Kedaulatan Informasi, Menebar Keadilan” di WKK, Sabtu (29/8/2026).

Ketua FJPI Kalsel, Hj Sunarti menjelaskan diskusi ini sangat menarik untuk memperkuat integritas, akurasi dan perspektif gender di tengah derasnya arus informasi serta perkembangan teknologi digital.

"Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi jurnalis untuk melihat kembali tantangan media sekaligus memperkuat komitmen menghadirkan pemberitaan yang benar, berimbang, beretika dan berpihak pada kepentingan publik," jelasnya.

Advertisement

Kegiatan yang  didukung penuh Bank Kalsel, Dharma Lautan Utama (DLU), Ambapers, dan juga PTAM Bandarmasih menghadirkan dua pembicara perempuan. Yaitu Dr Hj Hastin Umi Anisah SE MM CT.NNLP, CHt, Ketua Pusat Studi Ekonomi Kreatif dan Kewirausahaan LPPM ULM. Serta, praktisi media Dr Ratna Sari Dewi, dan diikuti perwakilan AJI, IJTI, jurnalis senior serta keluarga besar Forum Jurnalis Perempuan Kalsel.

Sunarti juga mengingatkan tantangan jurnalisme akan semakin kompleks dengan perkembangan media sosial dan kecerdasan artifisial (AI). Jurnalis dituntut mampu membedakan fakta, opini, manipulasi hingga informasi menyesatkan. “Jurnalisme masa depan membutuhkan kompetensi, kreativitas dan integritas,” katanya.

Ia menegaskan kedaulatan informasi pada akhirnya merupakan hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar dan dapat dipercaya. Karena itu, media harus terus menjaga kepercayaan publik dengan menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional.

Advertisement

Sunarti berharap diskusi tersebut tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi menghasilkan langkah konkret untuk memperkuat kualitas jurnalisme di Kalimantan Selatan.

Advertisement

Artikel Terkait

Sempat Berkelahi, Dua Perempuan di Desa Sungai Pumpung Sepakat Damai

Sempat Berkelahi, Dua Perempuan di Desa Sungai Pumpung Sepakat Damai

Polsek Awayan memediasi perselisihan antara Rukiah dan Fatimah di Balai Desa Sungai Pumpung. Kedua perempuan tersebut sepakat berdamai

SI PESAN PENA 2.0 HSU Permudah Pelaporan Kekerasan Perempuan dan Anak

SI PESAN PENA 2.0 HSU Permudah Pelaporan Kekerasan Perempuan dan Anak

Inovasi SI PESAN PENA 2.0 milik DP3A HSU dikembangkan untuk mempermudah pelaporan dan deteksi dini kekerasan terhadap perempuan dan anak

Heboh Video Porno 7 Perempuan Banjarmasin, Ternyata Hasil Rekayasa AI, Pelaku Ditangkap Polisi

Heboh Video Porno 7 Perempuan Banjarmasin, Ternyata Hasil Rekayasa AI, Pelaku Ditangkap Polisi

Tujuh perempuan di Banjarmasin menjadi korban rekayasa video pornografi menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer