LONDON - Arsenal menunjukkan kedigdayaannya di Liga Inggris awal musim ini. Bermain di London, The Gunners sukses mengalahkan Nottingham Forest dengan skor telak 3-0, Sabtu (13/9).
Hasil ini menjadi debut pahit bagi pelatih baru Forest, Ange Postecoglou, yang tak mampu mengimbangi agresivitas anak asuh Mikel Arteta.
Dilansir dari Daily Mail, laga Arsenal kontra Nottingham Forest berakhir dengan skor meyakinkan 3-0. Kemenangan ini menegaskan dominasi Arsenal sekaligus memberi gambaran jelas tantangan besar yang harus dihadapi Ange Postecoglou dalam membangun ulang Forest usai era Nuno Espirito Santo.
Arsenal tampil penuh intensitas sejak menit awal. Martin Zubimendi menjadi bintang lapangan dengan torehan dua gol, masing-masing melalui sepakan voli indah pada menit ke-32 dan sundulan mematikan pada menit ke-79.
Sementara itu, Viktor Gyokeres ikut menambah pundi-pundi gol setelah memanfaatkan umpan matang dari Eberechi Eze.
Noni Madueke juga menjadi sorotan. Pemain muda Inggris itu tampil impresif di sisi sayap dan berkali-kali merepotkan lini pertahanan Forest. Baik Morato maupun Neco Williams dibuat kewalahan menghadapi kecepatan serta kelincahannya.
Intensitas permainan Arsenal membuat Nottingham Forest terpaksa bertahan sangat dalam dan gagal mengimbangi tempo pertandingan.
Menurut laporan Daily Mail, Arteta bahkan tidak menurunkan kekuatan penuh. Beberapa pemain inti seperti Bukayo Saka, Kai Havertz, dan William Saliba masih absen karena cedera.
Namun kedalaman skuad Arsenal terbukti luar biasa dengan hadirnya nama-nama pelapis seperti Ethan Nwaneri, Leandro Trossard, dan Piero Hincapie yang mampu menjaga kualitas permainan.
Sebaliknya, Nottingham Forest justru tampak kesulitan beradaptasi dengan strategi baru Postecoglou. Upaya memainkan garis pertahanan tinggi justru menjadi bumerang menghadapi serangan cepat Arsenal.
Chris Wood sempat mendapat peluang emas, tetapi gagal mengubah keadaan setelah tandukannya hanya mengenai mistar gawang.
Kemenangan ini tidak hanya memberi tiga poin bagi Arsenal, tetapi juga mempertegas status mereka sebagai penantang serius gelar musim ini. Sementara itu, bagi Ange Postecoglou, hasil ini menjadi peringatan dini bahwa membangun Forest sesuai gayanya akan membutuhkan waktu lebih panjang.
Jika Arteta bisa tersenyum puas melihat kebolehan skuadnya, Postecoglou justru harus segera mencari solusi agar Forest dapat bersaing lebih layak di Liga Inggris musim ini.
Editor : Arief