
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Situasi di sekitar Julian Álvarez mulai mereda setelah ia kembali menunjukkan kontribusi di lapangan. Sang penyerang mencetak gol dalam dua pertandingan terakhir Atlético, masing-masing menghadapi Stuttgart dan Deportivo A Coruña.
Setelah mencetak gol penentu kemenangan dalam kemenangan 1-0 atas Deportivo A Coruña pada Sabtu, Álvarez secara terbuka meminta maaf kepada para pendukung Atlético atas komentarnya selama Piala Dunia.
"Saya ingin meminta maaf kepada para penggemar kami atas komentar saya selama Piala Dunia," katanya kepada Movistar tentang keputusannya untuk berbicara demi mencari klub baru.
"Itu adalah sebuah kesalahan -- cara saya mengatakan apa yang saya katakan dan waktunya. Saya mengerti mengapa para pendukung marah. Jika saya seorang penggemar, saya juga akan marah. Terutama mengingat bagaimana mereka telah mendukung saya sejak saya datang."
Pernyataan tersebut menjadi upaya Álvarez untuk memperbaiki hubungannya dengan para penggemar setelah spekulasi mengenai masa depannya mendominasi pemberitaan.
Di tengah polemik transfer Álvarez, Atlético Madrid tetap menunjukkan performa kompetitif di LaLiga. Mereka memenangi delapan dari 10 pertandingan pembuka dan menempati posisi kedua klasemen, hanya terpaut dua poin dari Barcelona yang berada di puncak.
Kedua tim dijadwalkan bertemu di Stadion Metropolitano, Madrid, pada 8 November. Pertandingan tersebut akan menjadi pertemuan pertama mereka sejak Atlético melaporkan Barcelona kepada RFEF terkait pendekatan terhadap Álvarez.
Selain mempertaruhkan posisi di papan atas, laga itu juga berpotensi menjadi sorotan karena hubungan kedua klub sempat memanas akibat persoalan transfer sang penyerang Argentina.
Kini, Barcelona harus menghadapi konsekuensi dari keputusan RFEF sekaligus mempersiapkan diri untuk pertandingan penting melawan Atlético. Hasil banding mereka juga akan menjadi perkembangan berikutnya dalam kasus yang menambah ketegangan di antara dua pesaing utama LaLiga tersebut. (jp)


