
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Pelatih Espanyol Manolo Gonzalez dipecat setelah timnya kalah dari Sestao River Club di Copa del Rey. Keputusan itu diumumkan Espanyol pada Rabu (28/10) lewat akun X (dulu Twitter) resminya. Gonzalez harus meninggalkan kursi kepelatihan setelah Espanyol kalah 3-4 dari klub kasta keempat Liga Spanyol pada Rabu (28/10).
Dalam pernyataan resminya, Espanyol menyampaikan apresiasi atas kontribusi Gonzalez selama menangani tim utama.
“Manolo Gonzalez tidak lagi menjadi pelatih RCDE. Klub ingin mengucapkan terima kasih atas pekerjaannya selama bertahun-tahun ini dan mendoakan semoga sukses dalam proyek-proyek masa depannya,” tulis pernyataan klub.
Gonzalez ditunjuk sebagai pelatih Espanyol pada Maret 2024 saat masih di kasta kedua Liga Spanyol. Pada tahun yang sama, Gonzalez berhasil mengantarkan Espanyol promosi ke La Liga. Gonzalez pun mampu membantu Espanyol bertahan di kasta tertinggi sepak bola Spanyol selama dua musim berikutnya.
Namun, performa Espanyol mengalami penurunan sepanjang 2026. Dalam enam pertandingan terakhir di bawah asuhan Gonzalez, Espanyol menelan lima kekalahan. Rentetan hasil buruk itu semakin memperbesar tekanan terhadap sang pelatih sebelum akhirnya tersingkir dari Copa del Rey. Gonzalez pun dipecat setelah menangani Espanyol selama lebih dari tiga musim dan 107 pertandingan resmi.
Manolo Gonzalez tidak menyembunyikan kekecewaannya setelah menelan kekalahan dari Sestao di babak perpanjangan waktu.
“Saya merasa sangat terpuruk, benar-benar hancur, dan menanggung sepenuhnya beban tanggung jawab atas semua yang terjadi. Ini tanpa diragukan lagi merupakan salah satu hari terburuk dalam hidup saya,” kata Gonzalez dikutip dari Reuters.
Saat ini, Espanyol berada di peringkat ke-18 klasemen sementara La Liga dengan koleksi delapan poin. Posisi tersebut menempatkan mereka dalam zona degradasi setelah menelan enam kekalahan dari sepuluh pertandingan. Espanyol sendiri baru mencatat dua kemenangan, yakni saat melawan Osasuna dan Levante. (jp)



