
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, LONDON - Estevao pilih fokus pada hal-hal yang bisa dikendalikannya di Chelsea di tengah minimnya kesempatan bermain sejak Xabi Alonso mengambil alih posisi pelatih.
Pemain sayap asal Brasil itu baru dua kali tampil sebagai starter pada musim ini di ajang Carabao Cup. Situasi itu membuat Estevao belum mendapatkan peran sebesar musim debutnya bersama Chelsea.
Di Premier League, pemain berusia 19 tahun itu baru mencatatkan empat penampilan sebagai pemain pengganti dengan total waktu bermain hanya 23 menit.
Estevao sendiri sadar setiap pelatih memiliki pendekatan dan gaya bermain masing-masing. “Saya pikir setiap pelatih punya cara bermainnya sendiri. Tentu saja, kami bekerja setiap hari, saya memberikan yang terbaik setiap hari dan itulah yang saya lakukan,” katanya.
Ia memilih tidak terlalu memikirkan keputusan Alonso dalam menentukan susunan pemain dan lebih berkonsentrasi untuk memberikan kemampuan terbaiknya.
"Kami memiliki pemain-pemain berkualitas di Chelsea, jadi yang saya lakukan adalah fokus pada hal-hal yang bisa saya kendalikan. Saya berusaha memberikan yang terbaik dalam latihan dan ketika mendapatkan kesempatan, saya mencoba memberikan yang terbaik. Saya menjalaninya hari demi hari,” lanjutnya.
Alonso sejauh ini lebih sering mengandalkan trio Joao Pedro, Cole Palmer, dan Morgan Rogers di lini depan. Ketiganya menjadi bagian penting dari permainan Chelsea dan telah mencetak total 10 gol pada awal musim ini. Kondisi itu membuat persaingan untuk mendapatkan tempat di lini serang Chelsea semakin ketat.
Meski performanya belum konsisten, The Blues telah menunjukkan produktivitas di lini depan dengan mencetak 18 gol dalam tujuh pertandingan. Situasi saat ini terasa berbeda dengan musim debut Estevao di Stamford Bridge. Setelah bergabung dari Palmeiras pada musim panas 2025, sang winger dengan cepat menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian pendukung Chelsea.
Saat itu, Estevao tampil dalam 36 pertandingan di semua kompetisi dan mencetak delapan gol. Salah satu momen terbaiknya terjadi ketika Estevao mencetak gol kemenangan pada masa tambahan waktu melawan Liverpool yang saat itu berstatus sebagai juara bertahan Premier League. (jp/yy/ris)



