Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kane Ukir Sejarah, Kutukan Mbappe Berlanjut

a
Penulis: admin❯
PEREMPATFINAL: Bayern Munchen vs Real Madrid pada laga leg kedua perempat final, Kamis (16/4) dini hari WIB. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)
PEREMPATFINAL: Bayern Munchen vs Real Madrid pada laga leg kedua perempat final, Kamis (16/4) dini hari WIB.  (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Advertisement

MUNCHEN - Bayern Munchen berhasil memastikan diri lolos ke babak semifinal Liga Champions setelah membungkam Real Madrid pada laga leg kedua perempat final, Kamis (16/4) dini hari WIB. 

Dalam pertandingan yang berlangsung dramatis, raksasa Jerman tersebut menang dengan skor tipis 4-3. Laga itu juga menghadirkan sejumlah fakta menarik, mulai dari torehan 50 gol Harry Kane hingga berlanjutnya puasa gelar Kylian Mbappe di kompetisi elite Eropa.

Penyerang asal Inggris, Harry Kane, kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu striker terbaik dunia. Satu gol yang diciptakan ke gawang Madrid menjadi gol ke-50 Kane untuk Munchen di semua kompetisi musim ini. Dia hanya butuh 42 pertandingan untuk menciptakan 50 gol.

Advertisement

Khusus di ajang Liga Champions musim ini, Kane tercatat telah mengoleksi 12 gol dari 11 penampilan, catatan tersebut membuktikan konsistensi luar biasa sang kapten Inggris bersama Bayern Munchen di musim ini. 

Kemenangan Bayern Munchen pada babak perempat final Liga Champions musim ini atas Madrid menjadi catatan bersejarah bagi klub yang berjuluk Die Roten tersebut. 

Hasil itu merupakan kemenangan pertama Bayern atas Real Madrid di kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut dalam 14 tahun terakhir, atau sejak April 2012 silam. 

Advertisement

Sementara itu, Kylian Mbappe kembali gagal meraih trofi Liga Champions. Kekalahan Madrid dari Bayern memperpanjang catatan buruknya di kompetisi tersebut. 

Sebelum bergabung dengan Madrid pada 2024, Mbappe membela Paris Saint-Germain selama tujuh tahun. Selama periode itu, pencapaian terbaiknya dalam kompetisi Eropa tersebut hanya menjadi runner-up pada musim 2019–2020.

Ironisnya, setelah Mbappe hengkang dari PSG demi mendapatkan trofi si kuping besar tersebut bersama Real Madrid, PSG justru berhasil menjuarai Liga Champions musim 2024–2025. Hingga dua musim berseragam Madrid, Mbappe masih belum mampu meraih trofi yang diidamkannya. 

Sisi lain, gelandang muda Madrid, Eduardo Camavinga kembali menjadi sorotan pada pertandingan kali ini setelah menerima kartu merah pada menit ke-86. Dia yang masuk sebagai pemain pengganti harus diusir dari lapangan oleh wasit setelah melakukan pelanggaran terhadap Harry Kane.

Advertisement

Artikel Terkait

 Cedera Tendon Saat Lawan Turki, Mbappe Dipastikan Tinggalkan Timnas Perancis

Cedera Tendon Saat Lawan Turki, Mbappe Dipastikan Tinggalkan Timnas Perancis

Kylian Mbappe meninggalkan kamp pelatihan Timnas Prancis setelah mengalami cedera tendon dalam kemenangan 1-0 atas Turki pada laga pembuka N

Zidane Besut Timnas Prancis, Mbappe: Seperti Adegan Film

Zidane Besut Timnas Prancis, Mbappe: Seperti Adegan Film

Kylian Mbappe menyebut bahwa dilatih oleh Zinedine Zidane di tim nasional Prancis seperti adegan dari film.

Mbappe Cs tak Berkutik, Akui Kalah Kelas

Mbappe Cs tak Berkutik, Akui Kalah Kelas

Harapan Prancis untuk kembali mencicipi panggung final Piala Dunia 2026 kandas di tangan Spanyol. Les Bleus harus menelan pil pahit setelah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer