BANJARMASIN - Ketua Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Kalsel, H Ahyat Sarbini optimistis 12 ribu unit rumah bersubsidi bisa tercapai di pengujung 2025 mendatang.
Diungkapkannya, per Oktober 2025 pembangunan rumah bersubsidi yang dibangun developer di Kalsel sudah lebih 9000 unit rumah. "Jadi kami optimis sekitar dua bulan ini bisa memenuhi kuota 12 ribu unit rumah di Kalsel," sebutnya.
Diakuinya, di tahun 2025 ini kuota untuk rumah bersubsidi melimpah dan mampu membuat developer bisa cepat memasarkan rumah bersubsidi. "Tentunya ditahun 2026 mendatang, kami berharap kuota rumah bersubsidi bisa semakin berlimpah. Dan tentunya diiiringi dengan kenaikan harga rumah bersubsidi, agar pengembang bisa tetap untung di tengah naiknya harga bahan baku di 2026 mendatang," tambahnya lagi.
Ahyat menjabarkan Kabupaten Banjar menjadi daerah dengan sebaran rumah bersubsidi paling banyak di Kalsel, disusul Banjarmasin dan Banjarbaru. "Sisanya, tersebar di daerah lain. Yakni, di Banua Anam, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Kotabaru, dan Kabupaten Batola," imbuhnya.
Editor : Fauzan Ridhani