Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Investor Pasar Modal Mencapai 32.723.392 SID, Edukasi Tetap Digencarkan 

R
Penulis: Raudah Anisya❯
EDUKASI: Lewat CMSE 2026, BEI gencarkan edukasi untuk calon investor.
EDUKASI: Lewat CMSE 2026, BEI gencarkan edukasi untuk calon investor.(Foto: BEI)

Advertisement

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) per 15 Oktober 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai 32.723.392 Single Investor Identification (SID). Dari jumlah tersebut, sebanyak 10.301.974 SID merupakan investor saham.

Hanya saja, menurut Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, pertumbuhan jumlah investor perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik mengenai instrumen investasi, tujuan keuangan, serta risiko yang menyertainya. "Pertumbuhan tersebut dinilai perlu diikuti dengan perluasan edukasi agar masyarakat tidak hanya tertarik berinvestasi, tetapi juga memahami karakteristik produk, potensi keuntungan, serta risiko yang mungkin dihadapi," jelasnya, baru-baru tadi.

Untuk itulah, dalam optimalisasi edukasi, BEI kembali menggelar Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 sebagai upaya meningkatkan literasi dan partisipasi masyarakat dalam investasi pasar modal.

Advertisement

Kegiatan yang berlangsung pada 5–7 November 2026 di Main Hall BEI, Jakarta, tersebut mengusung tema “Satu Langkah Investasi, Berjuta Peluang Masa Depan”. Penyelenggaraan CMSE tahun ini melibatkan BEI bersama Self-Regulatory Organization (SRO), yakni PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak mengenal pasar modal lebih dekat. Sekaligus, memahami pentingnya pengetahuan, perencanaan keuangan, dan pengelolaan risiko sebelum memulai investasi.

Jeffrey mengibaratkan investasi seperti lari maraton yang membutuhkan persiapan, pengaturan ritme, dan konsistensi agar tujuan keuangan dapat tercapai. “Seperti marathon, investasi bukan sekadar tentang seberapa cepat kita memulai atau seberapa jauh kita ingin melangkah, tetapi juga tentang bagaimana kita mempersiapkan diri, menjaga ritme, dan tetap konsisten untuk mencapai tujuan,” pungkasnya.(sya/gr/oza)

Advertisement

Artikel Terkait

Dorong Nilai Pemegang Saham, BRI Optimistis Buyback Berkelanjutan Topang Pertumbuhan Jangka Panjang

Dorong Nilai Pemegang Saham, BRI Optimistis Buyback Berkelanjutan Topang Pertumbuhan Jangka Panjang

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) menilai fundamental Perseroan yang solid memberikan landasan yang kuat bagi prospek

Optimistis Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun

Optimistis Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melalui keterbukaan informasi pada Kamis (22/10) mengumumkan rencana pembelian kembali saham

Pasar Saham Bergejolak, OJK Jatuhkan Denda Terbesar Rp2,1 Triliun

Pasar Saham Bergejolak, OJK Jatuhkan Denda Terbesar Rp2,1 Triliun

OJK menjatuhkan denda rekor Rp2,1 triliun terkait perdagangan saham DSSA, BREN, dan CUAN di tengah sorotan MSCI.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer