Oleh: SUTRISNO, Martapura
SETIAP bulan Ramadan tiba, tahu petis menjadi salah satu makanan yang diburu warga Martapura, Kabupaten Banjar.
Seperti namanya, penganan ini berupa tahu yang disajikan dengan petis dan larutan gula merah. Ditambah rempah-rempah, kacang, emping atau melinjo goreng, dan sebji cabai rawit hijau.
Masakan tradisional ini masih mudah didapat di beberapa daerah di Martapura.
Salah satu yang menjualnya adalah Warung Acil Imay di Jalan Pangeran Hidayatullah, Kelurahan Keraton.
Pemilik warung, Ria mengaku menjual tahu petis hanya pada bulan puasa. "Kalau malam ramai orang membeli, sampai ngantre," katanya.
Untuk harga, Ria menjual seporsi tahu petis hanya Rp10 ribu.
Seorang pembeli, Ridha Novrihati Solehah mengaku hampir setiap pekan datang ke Warung Acil Imay. "Enak soalnya. Rempah-rempahnya sangat berasa," katanya.
Selain itu, harga tahu petis menurutnya sangat terjangkau. "Makanan yang merakyat," pungkasnya. (gr/fud)
Judul sambungan: Rempahnya Sangat Terasa Editor : Arief