Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dulu Cuma untuk Mandi, Sekarang Danau Hatiwin di Tapin Jadi Destinasi Wisata

Muhammad Helmi • Jumat, 2 September 2022 | 11:31 WIB
DANAU WISATA: Danau Hatiwin hanya berjarak sekitar 20 kilometer dari Rantau. FOTO : RASIDI FADLY/RADAR BANJARMASIN
DANAU WISATA: Danau Hatiwin hanya berjarak sekitar 20 kilometer dari Rantau. FOTO : RASIDI FADLY/RADAR BANJARMASIN
RANTAU - Dinamai Danau Hatiwin sesuai dengan lokasinya. Berada di Desa Hatiwin Kecamatan Tapin Selatan.

Dari pusat kecamatan kota Rantau, danau ini berjarak sekitar 20 kilometer. Naik sepeda motor, hanya perlu setengah jam. Rutenya melewati daerah pegunungan dan kebun karet.

Kepala Desa Hatiwin, Ahmad Zais menceritakan, danau kecil itu dibangun masyarakat pada tahun 1984. Nyaris empat dekade yang lewat.

"Saya masih sekolah dasar (SD). Danau itu menjadi tempat bermain saya dengan teman-teman," kenangnya.

Danau itu sangat membantu masyarakat yang kesulitan mencari air bersih. Sehari-hari dipakai masyarakat untuk keperluan memasak, mencuci dan mandi.

Seiring waktu, danau itu semakin membesar. "Besar seperti sekarang, terjadi secara alami. Jadi tidak dikeruk lagi," jelasnya.

Danau Hatiwin mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal sejak tahun 2013. Tapi sempat vakum karena kekurangan biaya untuk memperbaiki sarana wisata.

"Baru beberapa tahun ini mulai aktif lagi. Pengelolannya dibenahi, pengelolaannya diserahkan kepada badan usaha milik desa (BUMDes)," tambahnya.

Zais menekankan, Danau Hatiwin penting untuk mendongkrak perekonomian masyarakat Desa Hatiwin.

"Alhamdulillah tahun ini dibantu kapal dari Pemkab Tapin lewat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tapin," sebut pria kelahiran tahun 1972 ini.

Lewat dana desa, akan dibangun resto apung. Yang menyediakan makanan dan minuman untuk pengunjung danau.

"Kami juga mendapat bantuan berupa bibit ikan dan pembangunan jalan penunjang. Semoga pengunjungnya semakin ramai," tutupnya. (dly/gr/fud)
Editor : Muhammad Helmi
#Wisata #Tahulah Pian #Rantau