Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Darimana Nama Jembatan Dewi?

M. Syarifuddin • Selasa, 1 Februari 2022 | 22:41 WIB
BERSEJARAH: Pintu gerbang Candi Agung di Amuntai, Hulu Sungai Utara. | Foto: Muhammad Akbar/Radar Banjarmasin
BERSEJARAH: Pintu gerbang Candi Agung di Amuntai, Hulu Sungai Utara. | Foto: Muhammad Akbar/Radar Banjarmasin
Jembatan Dewi adalah jembatan yang sudah memiliki sejarah panjang. Diyakini inilah jembatan pertama di Banjarmasin.

Dulunya, Jembatan Dewi dinamai Jembatan Coen. Jembatan ini dibangun pada zaman Hindia Belanda. Saat Jepang masuk ke Banjarmasin, Belanda terlebih dahulu meledakkan jembatan ini agar tak bisa digunakan.

Pada Agustus 1942, Jepang kembali membangun jembatan ini dan diberi nama Jembatan Yamato Bashi. Setelah Jepang menyerah kepada Sekutu pada tahun 1945, dua tahun kemudian tepatnya tahun 1947, jembatan ini kembali dipergunakan oleh pemerintah Hindia Belanda yang berusaha kembali menjajah Indonsia. Nama Jembatan Coen kembali digunakan hingga sampai Belanda menyerahkan kedaulatan Indonesia di tahun 1949-1959.

Lalu darimana asal mula nama Dewi? Ternyata pada sekitar tahun 1960-1970-an, ada Bioskop Dewi yang dibangun di dekat jembatan. Masyarakat Banjarmasin pun lama kelamaan lebih mengenal nama jembatan ini menjadi Jembatan Dewi.

Bioskop Dewi sendiri sudah lama tak ada. Bi bekas bioskop itu sudah lama diganti eks bangunan toko Roberta. (rls/by/ran) Editor : Arief
#Jalan dan Jembatan #Tahulah Pian