MTQ Nasional XLVIII Tala Diundur, Ini Jadwal Terbarunya

Norsalim Yahya • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 14:41 WIB
DIUNDUR : Pelaksanaan MTQ Nasional XLVIII Tingkat Kabupaten Tala di Kecamatan Pelaihari diundur jadwalnya.
DIUNDUR : Pelaksanaan MTQ Nasional XLVIII Tingkat Kabupaten Tala di Kecamatan Pelaihari diundur jadwalnya.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PELAIHARI - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XLVIII Tingkat Kabupaten Tanah Laut (Tala) 2026 diundur.

Semula, ajang seni baca Al-Qur’an tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18-20 September 2026 di halaman terbuka Pondok Pesantren (Ponpes) Noor Hasyim, Pelaihari.

Namun, jadwal tersebut berubah. MTQ kini akan digelar pada 21-23 September 2026.

Sebagai tuan rumah, Kecamatan Pelaihari sebenarnya telah melakukan berbagai persiapan. Pernak-pernik MTQ sudah menghiasi lokasi sejak sepekan terakhir.

Panggung utama yang akan digunakan untuk pembukaan dan penutupan juga telah berdiri.

Diundur agar Lebih Meriah

Camat Pelaihari Fajat Tri Atmaja membenarkan adanya perubahan jadwal tersebut.

Menurutnya, MTQ diundur agar pelaksanaannya dapat berlangsung lebih meriah. Jadwal baru dipilih pada hari kerja.

“Awalnya digelar pada 18-20 September 2026. Namun, agar gelaran lebih meriah, maka diundur menjadi 21-23 September saat hari kerja,” kata Fajat, Kamis (17/9/2026).

Informasi yang diperoleh menyebutkan, perubahan jadwal tersebut dilakukan atas arahan Bupati Tala H Rahmat Trianto.

Pengunduran ini diharapkan tidak hanya membuat pelaksanaan MTQ lebih semarak, tetapi juga semakin memperkuat syiar Islam di Kabupaten Tanah Laut.

Panitia Punya Waktu Persiapan Tambahan

Bergesernya jadwal juga memberikan tambahan waktu bagi panitia untuk mematangkan berbagai persiapan.

Fajat meminta seluruh panitia memanfaatkan waktu tambahan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia juga mengingatkan agar tugas yang telah diamanahkan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Tetap semangat, semoga kita bisa melaksanakan amanah ini dengan sebaik mungkin,” pungkasnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
Diundur MTQ Tala