RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KANDANGAN - Ribuan jemaah memadati Lapangan Lambung Mangkurat, Kandangan, Selasa pagi (8/9/2026). Mereka bersama-sama menunaikan Salat Istisqa, memanjatkan doa agar hujan segera turun di tengah musim kemarau yang masih melanda Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Jemaah datang dari berbagai kalangan. Mulai masyarakat, ulama, santri, aparatur sipil negara (ASN), hingga jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Salat Istisqa menjadi ikhtiar bersama, lahir dan batin, di tengah kondisi kemarau yang masih dirasakan masyarakat HSS dan sejumlah wilayah lain di Kalimantan Selatan.
Kemarau Jadi Pengingat Keterbatasan Manusia
Bupati HSS H. Syafrudin Noor turut mengikuti Salat Istisqa bersama ribuan jemaah. Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan ikhtiar bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT agar segera menurunkan hujan.
Menurutnya, kemarau yang berkepanjangan menjadi pengingat bahwa manusia memiliki keterbatasan dan tidak bisa lepas dari kuasa Allah SWT.
"Kemarau ini menjadi pengingat bahwa manusia memiliki keterbatasan. Selain terus berikhtiar, mari bersama-sama memohon pertolongan Allah SWT. Semoga hujan segera turun dan membawa rahmat serta keberkahan bagi masyarakat HSS," kata Syafrudin.
Khusyuk Berdoa Bersama
Usai pelaksanaan salat, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan khutbah dan doa bersama yang dipimpin Ketua MUI Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Pimpinan Ponpes Dalpa Kandangan, TGH Ahmad Syairazi.
Ribuan jemaah mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan khusyuk. Doa dipanjatkan bersama-sama sebagai ikhtiar spiritual di tengah musim kemarau yang masih berlangsung.
Salat Istisqa tersebut menjadi wujud harapan bersama masyarakat HSS agar hujan segera turun, membawa kesejukan dan keberkahan, serta membantu mengakhiri dampak kemarau yang kini masih dirasakan di sejumlah wilayah.
Editor : Eddy Hardiyanto