RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Fase pemulangan jemaah haji Debarkasi Banjarmasin terus bergulir.
Hingga saat ini, tercatat masih tersisa lima kelompok terbang (kloter) yang berada di Kota Madinah, Arab Saudi.
Menanggapi fase akhir ini, Ketua PPIH Debarkasi Banjarmasin, Dr. H. Eddy Khairani, meminta seluruh petugas kloter tidak mengendorkan pengawasan dan tetap konsisten memperhatikan kondisi kesehatan jemaah.
"Jangan sampai karena merasa proses haji sudah selesai, perhatian terhadap jemaah menjadi berkurang. Justru pada fase akhir ini kita harus memastikan seluruh jemaah benar-benar kembali ke rumah dengan selamat dan sehat," tegas Eddy Khairani yang juga menjabat sebagai Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan saat dikonfirmasi, Kamis (25/6).
Eddy membeberkan, saat ini total ada 1.779 jemaah dan petugas yang masih menjalankan agenda perjalanan haji di Madinah. Secara umum, kondisi mereka dilaporkan dalam keadaan sehat.
Kendati demikian, terdapat dua orang jemaah yang terpaksa harus menjalani perawatan medis intensif namun kini kondisinya mulai membaik dan memasuki tahap pemulihan agar bisa segera dinyatakan layak terbang.
Sementara itu, pergerakan di tanah air kembali mencatat kedatangan jemaah baru.
Kloter BDJ 14 yang membawa 352 jemaah dan petugas asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dan Kota Banjarmasin telah mendarat dengan selamat di Bandara Syamsudin Noor pada pukul 04.29 WITA.
Setelah melalui proses penerimaan di Asrama Haji Debarkasi Banjarmasin dan beristirahat sejenak, seluruh rombongan langsung diberangkatkan menuju daerah asal masing-masing sekitar pukul 09.00 WITA.
Dengan tibanya Kloter BDJ 14 tersebut, secara akumulatif jumlah jemaah dan petugas asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang telah kembali ke tanah air dan berkumpul bersama keluarga kini mencapai 5.016 orang.
Eddy menambahkan, fase pemulangan memiliki tingkat krusial yang sama besarnya dengan fase keberangkatan.
Fokus utama petugas saat ini adalah memberikan pelayanan terbaik serta pemantauan ketat, khususnya bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan jemaah yang memiliki riwayat penyakit tertentu.
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi yang ditunjukkan oleh petugas kloter, tenaga kesehatan, hingga pemerintah daerah dalam menyukseskan operasional haji tahun ini.
Proses pemulangan yang berjalan lancar diharapkan terus bertahan hingga kloter-kloter terakhir yang masih tersisa di Madinah selesai menunaikan seluruh rangkaian ibadah dan pulang sesuai jadwal.
Editor : Arif Subekti