Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kisah Keteladanan Guru Kapuh yang Terus Hidup di Tengah Umat

M Padil Ihsan • Minggu, 21 Juni 2026 | 02:45 WIB

 

KHIDMAT: Ratusan Ribu Jemaah Khidmat mengikuti rangkaian acara peringatan Haul Guru Kapuh Ke-5. (Foto: M. Padil Ihsan/Radar Banjarmasin)
KHIDMAT: Ratusan Ribu Jemaah Khidmat mengikuti rangkaian acara peringatan Haul Guru Kapuh Ke-5. (Foto: M. Padil Ihsan/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kandangan -  Lima tahun setelah wafatnya TGH Muhammad Ridwan Baseri atau Guru Kapuh, kecintaan jemaah terhadap ulama kharismatik asal Desa Kapuh, Kecamatan Simpur, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), tidak pernah surut. Hal itu kembali terlihat pada puncak Haul Ke-5 Guru Kapuh yang dipadati ratusan ribu jemaah, Sabtu malam (20/6/2026).

 

Jemaah datang dari berbagai daerah untuk mengikuti pembacaan maulid, tahlil, doa bersama, sekaligus mengenang perjuangan dakwah Guru Kapuh yang dikenal istiqamah menyebarkan ajaran Islam dengan penuh kesabaran dan kerendahan hati.

Salah seorang jemaah asal Desa Buas-Buas, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin, Alamsyah, mengaku selalu menyempatkan diri menghadiri Haul Guru Kapuh setiap tahun.

"Saya rutin tiap tahun hadir. Beliau adalah orang yang harus kita hormati atas keilmuan beliau yang tinggi dan semangat beliau dalam menyampaikan dakwah Islam kepada masyarakat," ujarnya.

Menurut Alamsyah, sosok Guru Kapuh menjadi teladan karena keluasan ilmu agama serta keikhlasan dalam membimbing umat.

Hal senada disampaikan Tamami, jemaah asal Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Ia menilai ketawadhuan Guru Kapuh menjadi salah satu warisan akhlak yang paling membekas di hati para jemaah.

"Ketawadhuan beliau dalam menyampaikan dakwah sangat luar biasa. Itu yang harus kita teladani dari sosok beliau," katanya.

Sepanjang pelaksanaan haul, suasana religius terasa begitu kuat. Lantunan ayat suci Al-Qur'an, salawat, dan doa menggema dari kawasan haul yang dipenuhi jemaah dari berbagai penjuru daerah.

Ribuan jemaah mengikuti seluruh rangkaian acara dengan khusyuk. Bagi banyak orang, Haul Guru Kapuh bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus mengenang nilai-nilai keteladanan yang diwariskan ulama yang dikenal dekat dengan masyarakat tersebut.

Besarnya antusiasme jemaah setiap tahun menjadi bukti bahwa ajaran, perjuangan dakwah, dan keteladanan Guru Kapuh masih hidup di tengah masyarakat hingga kini. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#Haul Guru Kapuh #Guru Kapuh HSS #Jemaah Guru Kapuh #Keteladanan Guru Kapuh #Dakwah Guru Kapuh