Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kloter 2 Tiba di Banjarbaru, Dua Jemaah Haji Belum Bisa Pulang

Sheilla Farazela • Jumat, 5 Juni 2026 | 22:38 WIB

MENDARAT: Jemaah haji kloter 2 saat tiba di Banua (Sheilla/radar Banjarmasin)
MENDARAT: Jemaah haji kloter 2 saat tiba di Banua (Sheilla/radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Sebanyak 358 jemaah haji Kloter 2 Debarkasi Banjarmasin tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Jumat (5/6).

Dari jumlah tersebut, dua kursi penumpang tercatat kosong karena satu jemaah masih menjalani perawatan medis di Arab Saudi, sementara satu lainnya belum dapat dipulangkan sesuai jadwal.

Pesawat yang mengangkut rombongan sempat mengalami keterlambatan. Berdasarkan jadwal awal, jemaah dijadwalkan tiba pukul 14.20 WITA. Namun, pesawat baru mendarat sekitar pukul 15.30 WITA.

General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stepanus Millyas Wardana, mengatakan perubahan jadwal kedatangan merupakan hal yang lazim dalam operasional penerbangan haji internasional.

"Terkait kemunduran jadwal kedatangan dari pukul 14.20 ke 15.30 WITA, hal seperti itu memang dinamis. Mengingat ini melibatkan seluruh penjadwalan penerbangan internasional, sifatnya tentu dinamis," ujarnya.

Meski terjadi pergeseran jadwal, Stepanus memastikan seluruh proses kedatangan berjalan lancar. Koordinasi antara pihak bandara dan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) juga berlangsung baik.

"Dari sisi bandara, alhamdulillah lancar-lancar saja. Sampai saat ini untuk kedatangan kloter kedua, semuanya berjalan baik. Koordinasi kami dengan PPIH juga sangat bagus," tambahnya.

Distribusi Zamzam Sudah Diantisipasi

Terkait larangan membawa air zamzam dalam bagasi pribadi, Stepanus menyebut kebijakan tersebut tidak menimbulkan kendala berarti.

Sebab, distribusi air zamzam telah diatur melalui jalur kargo sebelum jemaah tiba di Indonesia.

"Setahu saya, pihak panitia sudah melakukan pengiriman air zamzam terlebih dahulu melalui kargo. Jadi nanti air zamzamnya langsung dibagikan ke jemaah setelah tiba," katanya.

Ia berharap seluruh jemaah pada kloter berikutnya dapat kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat dan selamat.

Sementara itu, Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Banjarmasin, H Eddy Khairani, menyampaikan bahwa secara umum kondisi kesehatan jemaah Kloter 2 cukup baik saat tiba di Banjarbaru.

"Alhamdulillah, kedatangan jemaah hari ini berjalan lancar dan dihadiri oleh seluruh unsur Forkopimda. Secara umum, jemaah yang datang dalam keadaan sehat. Namun, untuk Kloter 2 ini ada dua orang yang posisinya kosong (open seat)," ujarnya.

Menurut Eddy, salah satu jemaah yang belum pulang harus menjalani tindakan operasi di Arab Saudi.

Karena regulasi penerbangan internasional yang ketat, kursi kosong tersebut tidak dapat digantikan oleh jemaah lain.

Enam Jemaah Wafat di Tanah Suci

Di tengah kelancaran proses pemulangan, PPIH juga menyampaikan kabar duka. Hingga saat ini tercatat enam jemaah asal wilayah kerja Debarkasi Banjarmasin meninggal dunia di Arab Saudi.

"Perkembangan data jemaah yang sakit dan meninggal, hari ini tercatat ada enam jemaah yang wafat. Rinciannya, dua jemaah berasal dari Kalimantan Tengah dan empat jemaah dari Kalimantan Selatan. Kami berharap ke depan tidak ada lagi angka kematian yang bertambah," jelas Eddy.

PPIH memastikan jadwal pemulangan kloter berikutnya masih mengacu pada komitmen awal maskapai Garuda Indonesia dan belum ada perubahan signifikan.

Eddy juga mengimbau para jemaah agar tetap menjaga kesehatan setelah tiba di rumah. Jika mengalami keluhan kesehatan, jemaah diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Kami mengharapkan seluruh jemaah yang baru tiba untuk benar-benar menjaga kondisi fisik. Jika sepulang dari sini ada gejala-gejala gangguan kesehatan atau merasa sakit, segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat seperti puskesmas atau rumah sakit agar cepat ditangani," imbaunya.

Ia berharap seluruh jemaah dapat mempertahankan kemabruran haji setelah kembali ke tengah masyarakat.

"Kami berharap seluruh jemaah yang datang ini bisa menjaga kemabruran hajinya masing-masing di tengah masyarakat," pungkasnya. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#jemaah haji Kloter 2 #PPIH Banjarmasin #jemaah haji wafat Arab Saudi #Bandara Syamsudin Noor #Debarkasi Banjarmasin