RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Suasana haru dan bahagia menyelimuti kedatangan jemaah haji kelompok terbang (kloter) BDJ 02 asal Kabupaten Banjar di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Jumat (5/6).
Pesawat yang membawa para jemaah mendarat sekitar pukul 15.30 WITA. Sesaat setelah tiba, sejumlah jemaah langsung melakukan sujud syukur.
Air mata haru pun tak terbendung sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran dan keselamatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Di tengah suasana religius tersebut, ada pemandangan menarik yang mencuri perhatian. Banyak jemaah membawa oleh-oleh berupa boneka unta berbagai ukuran.
Boneka khas Timur Tengah itu digantung di leher, bahkan ada yang diikat pada pegangan koper kabin agar tidak tercecer.
Salah seorang jemaah, Haji Fahmi, tampak membawa cukup banyak boneka unta. Total ada 10 boneka yang dibawanya pulang untuk keluarga.
"Ini sengaja saya borong untuk oleh-oleh keluarga, terutama buat cucu dan keponakan di rumah. Biar mereka senang," ujarnya sambil membenarkan posisi boneka yang mengalung di lehernya.
Fahmi mengaku bersyukur dapat menuntaskan rangkaian ibadah haji dan kembali ke Banua dalam keadaan sehat.
"Alhamdulillah, kondisi kesehatan kami semua baik selama di sana sampai pulang hari ini. Harapannya, sepulang dari tanah suci, modal spiritual ini bisa membuat saya menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi dan mabrur," imbuhnya.
Hal serupa disampaikan Nurlatifah. Ia juga membawa boneka unta sebagai buah tangan untuk anak-anaknya di rumah.
"Untuk anak-anak di rumah. Biar mereka senang," katanya singkat.
Pantauan di lapangan, para jemaah kemudian menuju Asrama Haji Banjarbaru untuk mengikuti proses penyambutan.
Sementara itu, keluarga telah menunggu sejak siang di halaman asrama untuk menyambut kepulangan mereka. (*)
Editor : M. Ramli Arisno