Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sempat Delay Beberapa Menit, Kloter Pertama Haji Tetap Meluncur Mulus

Sheilla Farazela • Jumat, 24 April 2026 | 13:29 WIB
Ramah lansia: para petugas saat memberikan pelayanan ramah lansia pada pemberangkatan Calon Jemaah Haji tahun 2026 (SHEILLA/RADAR BANJARMASIN)
Ramah lansia: para petugas saat memberikan pelayanan ramah lansia pada pemberangkatan Calon Jemaah Haji tahun 2026 (SHEILLA/RADAR BANJARMASIN)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarbaru– Proses embarkasi jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi resmi dimulai. Kloter pertama jemaah haji asal Kalimantan Selatan bertolak melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor pada Jumat (24/4) dini hari. 

Meski secara umum berjalan kondusif, jadwal keberangkatan sempat bergeser dari rencana semula yang harusnya pukul 00.05 menjadi 00.39 Wita.

Pelepasan jemaah dilakukan di Loading Dock Timur bandara dengan pengawalan ketat lintas instansi. 

General Manager Bandara Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, menyatakan bahwa seluruh persiapan teknis telah dikoordinasikan jauh-jauh hari bersama maskapai Garuda Indonesia dan pihak ground handling (Gapura).

"Kami sudah berkolaborasi untuk mempersiapkan keberangkatan kloter pertama ini, mulai dari kesiapan pesawat, ground staff, hingga penerapan SOP penerbangan," ujar Stephanus di sela-sela memantau proses keberangkatan.

Mengenai ketepatan waktu, Stephanus mengungkapkan adanya sedikit kendala pada operasional pesawat. 

Sedianya, jemaah dijadwalkan terbang pada pukul 00.05 Wita. Namun, roda pesawat baru bisa bergerak meninggalkan landasan pacu hampir satu jam kemudian.

"Tidak ada kendala khusus, hanya ada sedikit delay. Hal ini dikarenakan pesawat dari Cengkareng tiba sedikit lebih lambat dari jadwal," jelasnya.

Untuk kloter-kloter selanjutnya, manajemen bandara memastikan tetap menggunakan skema yang sama. 

Mengingat mayoritas jadwal penerbangan haji jatuh pada malam hingga dini hari, pihak bandara mengoperasikan fasilitas penunjang selama 24 jam penuh. Fokus layanan diarahkan pada area spesifik seperti aviobridge (garbarata) guna memudahkan mobilisasi jemaah.

Meski berjalan lancar, evaluasi tetap akan dilakukan, terutama menyangkut efisiensi sumber daya manusia.

 "Saat ini personel yang terlibat masih cukup banyak. Ke depan akan kami atur agar lebih efektif namun tetap optimal dalam pelayanan," tambah Stephanus.

Terkait armada, ia memastikan maskapai telah mengatur sistem rotasi kru secara matang. 

Pesawat yang digunakan akan beroperasi secara berkelanjutan (round trip) dengan pergantian kru yang telah disiapkan dalam beberapa grup untuk menjaga performa keselamatan penerbangan.

"Kami sudah terbiasa dengan jam operasional panjang. Untuk musim haji ini, layanan kami siagakan 24 jam penuh. Kapan pun jadwalnya, kami siap," tegasnya.

Diharapkan dengan kesiapan infrastruktur dan koordinasi yang solid, seluruh rangkaian embarkasi haji 2026 di Bandara Syamsudin Noor dapat memberikan kenyamanan maksimal bagi para tamu Allah hingga kloter terakhir nanti.

Editor : Arif Subekti
#haji #banjarbaru #kloter #banjarmasin #Syamsuddin Noor