BANJARMASIN - Lantunan Maulid Habsy mengalun merdu. Lautan jemaah hanyut dalam suasana khusyuk saat peringatan haul ke-6 KH Zuhdiannor atau Guru Zuhdi, Sabtu (14/2/2026) malam.
Sedari sore, jemaah telah memadati kawasan kompleks wisata religi Kubah Guru Zuhdi dan Masjid Jami Banjarmasin hingga membentang ke wilayah sekitarnya.
Rebana dipukul pelan, berpadu dengan irama shalawat yang dilantunkan khusyuk berpusat di Kubah Guru Zuhdi. Suasana religius terasa di tengah padatnya jemaah.
Yang terasa hanya suasana tertib dan hening. Tak ada hiruk-pikuk, hanya lantunan shalawat, tabuhan rebana, serta cahaya lampu malam yang temaram, khusyuk dan bernuansa syahdu.
Suasana tersebut dirasakan Nuri, warga Jalan Veteran, Banjarmasin Timur. Ia tampak hanyut dalam suasana saat maulid Simthudduror yang bergema di berbagai penjuru.
Tangannya ditadahkan tinggi, matanya terpejam, mulutnya ikut mengiringi lantunan mahallul qiyam yang dibawakan. Nuri mengaku tak pernah absen tiap peringatan haul Guru Zuhdi.
Bahkan, semasa Guru Zuhdi masih hidup, ia mengaku kerap mengikuti pengajian rutin ulama kharismatik ini.
Menurut Nuri, Guru Zuhdi merupakan sosok ulama yang menyampaikan ceramah terasa sangat dekat, mudah dimengerti oleh orang seperti dirinya.
“Apa yang beliau sampaikan begitu mudah diterima dan selalu masuk dalam kehidupan saya untuk diterapkan,” ujarnya.
Selain gaya dakwah almarhum, wanita 46 tahun ini memandang Guru Zuhdi merupakan sosok yang begitu sederhana, sangat beradab dan terasa dekat dengan masyarakat kecil.
Di sisi lain, Kabag Ops Polresta Banjarmasin, Kompol Supriyadi membeberkan sekitar 1,2 juta jemaah hadir dalam peringatan haul kali ini. “Perkiraan sekitar 1,2 juta jemaah yang berasal dari berbagai wilayah,” sebut perwira berpangkat melati satu ini.
Mereka terdiri dari masyarakat dalam kota, kabupaten/kota sekitar, bahkan diketahui datang dari luar provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Peringatan haul ke-6 ini dinilai sangat antusias, namun petugas memastikan arus pelayanan dan ketertiban untuk jemaah tetap terkendali hingga tuntas.
“Kita terus melakukan pemantauan di sejumlah kawasan kota yang menjadi titik padat. Begitupun di jalur air,” tegas Supriyadi.
Sebanyak hampir 900 personel gabungan dari TNI, Satpol PP, dan Polri dikerahkan untuk pengamanan haul ini.
Mereka tersebar di sembilan zona bersama petugas kesehatan, relawan dan panitia dalam kolaborasi acara.
Editor : Fauzan Ridhani