Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Menteri Agama kepada Dai: Jangan Anti Kritik

Zulqarnain RB • Kamis, 27 Februari 2025 | 15:47 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Foto: Kemenag RI)
Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Foto: Kemenag RI)

JAKARTA – Menteri Agama, Nasaruddin Umar melepas 1.000 dai dan daiyah yang akan berdakwah ke wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) dan wilayah khusus, serta menjadi imam diaspora di Jerman, Australia, dan Selandia Baru selama Ramadan 1446 H. Ia berpesan agar mereka tidak terlena pujian dan tidak anti kritik.

“Orang yang puas dengan pujian sudah selesai, tetapi mereka yang terus dikritik akan berkembang,” kata Nasaruddin saat memberi sambutan pada acara pembekalan dan pelepasan dai, Rabu (26/2/2025).

Baca Juga: Pasar Wadai Ramadan di Banjarmasin Sediakan Fasilitas Parkir Gratis
Ia juga mengingatkan para dai agar tidak mencari popularitas dalam berdakwah. Selain itu, ia menyampaikan tiga pesan: menjaga wudu, mendoakan orang tua, dan memperbanyak ibadah sunah.

Menurut Nasaruddin, setiap tetes air wudu dapat menghapus dosa. Ia juga menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua. “Jangan sibuk memimpin doa untuk orang lain tetapi lupa mendoakan orang tua sendiri,” ujarnya.

Menag juga menganjurkan para dai untuk membaca surah Al-Kahfi, Yasin, Ar-Rahman, dan Al-Mulk, serta melaksanakan salat sunnah, termasuk salat tasbih di tengah malam.

“Kurangi tidur. Ramadan adalah bulannya Allah. Jangan hanya membersihkan orang lain, tetapi juga bersihkan diri dari dosa,” katanya.

Baca Juga: Pasar Ramadan Balangan Pindah ke Lokasi Baru, Lebih Strategis dan Mudah Dijangkau

Program pengiriman dai dan daiyah ini telah dilaksanakan Kementerian Agama setiap Ramadan sejak 2022.

Editor : Fauzan Ridhani
#menteri agama #dakwah #jakarta #dai #Nasarudin Umar