RADAR BANJARMASIN.JAWAPOS.COM – Rien Wartia Trigina atau Erin akhirnya angkat bicara setelah Sunan Kalijaga memutuskan mundur sebagai kuasa hukumnya dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART).
Mantan istri Andre Taulany itu mengaku terkejut dengan keputusan tersebut. Pasalnya, menurut Erin, pergantian pendamping hukum dilakukan saat proses perkara masih berjalan dan tanpa pembahasan terlebih dahulu dengannya sebagai klien.
Erin menuturkan, dirinya baru mengetahui bahwa penanganan kasusnya dialihkan kepada pengacara lain di tengah proses hukum berlangsung. Ia merasa tidak pernah memberikan persetujuan atas langkah tersebut.
"Tiba-tiba di pertengahan jalan Pak Sunan mendelegasikan ke lawyer yang belum saya sepakati sebelumnya. Ya berarti kan ini nggak profesional ya," ujar Erin saat ditemui di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (3/6).
Kekecewaan Erin semakin besar karena ia mengaku telah memenuhi kewajiban pembayaran jasa hukum yang disepakati sebelumnya. Karena itu, ia menilai keputusan mundur tersebut seharusnya dibicarakan terlebih dahulu.
"Kita sudah penuhi lawyer fee. Ya, saya kecewa lah ya. Kurang berkenan karena kan tidak ada pembicaraan sebelumnya," ungkapnya.
Saat ini, Erin telah menunjuk pengacara baru, Misyal B. Achmad, untuk melanjutkan pendampingan hukum. Sementara itu, Sunan Kalijaga diketahui menyerahkan penanganan perkara kepada tiga pengacara perempuan yang sebelumnya beberapa kali terlihat mendampingi Erin selama proses pemeriksaan.
Di sisi lain, kasus hukum antara Erin dan mantan ART-nya, Hera, masih terus bergulir. Erin melaporkan Hera terkait dugaan pelanggaran privasi, sedangkan Hera lebih dulu melaporkan Erin atas dugaan penganiayaan.
Kedua laporan tersebut hingga kini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang. Sementara itu, pernyataan Erin mengenai mundurnya Sunan Kalijaga kembali menjadi sorotan publik dan memunculkan berbagai tanggapan di media sosial.
Editor : Tia Lalita Novitri