RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kotabaru – Konser religi Hadad Alwi pada puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru berubah menjadi lautan haru.
Ribuan warga yang memadati kawasan Siring Laut, Rabu (4/6) dini hari, larut dalam lantunan selawat dan lagu-lagu religi yang dibawakan sang maestro.
Lagu legendaris seperti Umi (Ibu) dan Rindu Muhammadku menjadi momen paling emosional sepanjang pertunjukan.
Ribuan penonton kompak menyanyikan setiap lirik, sementara sebagian lainnya tampak menitikkan air mata di tengah suasana yang khusyuk.
Malam itu bukan sekadar perayaan ulang tahun daerah. Kehadiran Hadad Alwi menghadirkan suasana penuh kedamaian yang membekas di hati masyarakat Bumi Saijaan.
Di sela penampilannya, Hadad Alwi mengaku terkejut dengan antusiasme warga Kotabaru. Ia tidak menyangka hampir seluruh penonton hafal lagu-lagu yang dibawakannya.
"Abi surprise kalau masyarakat Kotabaru hafal lagu-lagu Abi. Ternyata di semua lagu, mereka ikut bernyanyi. Mudah-mudahan perform malam hari ini bisa memberikan dampak positif, menjadi lebih tenang, lebih damai, dan Allah berikan keberkahan," ujarnya.
Hadad Alwi Apresiasi Anak Muda Kotabaru
Menurut Hadad Alwi, kecintaan kepada Allah dan Rasulullah tidak dibatasi penampilan maupun latar belakang sosial.
Karena itu, ia mengaku tersentuh melihat ekspresi cinta yang ditunjukkan generasi muda Kotabaru selama konser berlangsung.
Di hadapan ribuan jamaah, ia secara khusus mengapresiasi anak-anak muda yang hadir dan tanpa ragu melantunkan selawat bersama.
"Kalian anak-anak hebat. Kalian begitu ekspresif, tanpa malu-malu ketika memanggil nama Allah dan Rasulullah, dan itu membuat hati Abi tersentuh," katanya.
Ia menilai semangat tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai keagamaan tetap hidup di kalangan generasi muda.
Hadad Alwi pun mendoakan agar mereka selalu diberikan kebahagiaan, ketenangan, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan.
Penampilan Hadad Alwi di Siring Laut menjadi salah satu momen paling berkesan dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kotabaru tahun ini.
Selain menghadirkan hiburan religi, konser tersebut juga meninggalkan pesan tentang cinta kepada Allah, Rasulullah, serta pentingnya menjaga kedamaian dalam kehidupan sehari-hari. (*)
Editor : M. Ramli Arisno