KOTABARU- Film lokal karya anak asli Bumi Sa-Ijaan yang berjudul Bagandang Nyiru, diyakini bakal kembali bikin penasaran pencinta film lokal.
Dari Trailer yang didapatkan Radar Banjarmasin, film ini penuh dengan rasa penasaran. Alasannya karena dalam pembuatan filmnya disebutkan tentang Gunung Jambangan yang penuh dengan misteri.
Terkait film ini, Radar Banjarmasin mengkonfirmasi Aditya Rahman asli orang Kotabaru yang merupakan sang Sutradara dan Produser film Bagandang Nyiru ini.
Dijelaskan Aditya, film terinspirasi dengan cerita rakyat, yang bermaksud mengangkat budaya lokal Kalimantan Selatan.
“Zaman sekarang anak anak juga perlu dikenalkan tentang budaya, salah satunya dengan visual dan saya berharap ini bisa jadi salah satu alternatif,” katanya, Kamis (24/4).
Diceritakannya, dari kisah Film Bagandang Nyiru ini mengisahkan tentang lima orang sahabat yang akan berlibur ke Gunung Jambangan yang terkenal cantik namun angker.
Namun lanjutnya, setelah berhasil naik ke atas yang diharapkan menikmati keindahan berbalik dengan rasa kesedihan dan ketakutan.
Dimana, mereka tersesat dan berputar putar tanpa adanya kejelasan arah dan tujuannya.
“Ini hanya sedikit kisah, kalau ada yang penasaran silahkan menonton saja filmnya nanti yang akan tayang untuk umum di tanggal 2 Mei,” ungkapnya.
Diungkapkannya, film yang digarapnya ini sebenarnya juga terinspirasi dari kisah nyata yang dialami keluarganya yang ia gambarkan melalui film.
“Kisah film ini dari cerita keluarga saya suami istri yang pernah hilang di gunung dan berhasil ditemukan setelah dua hari,” tuturnya.
Baca Juga: Dilaporkan Hendak Tawuran, 23 Remaja Sei Taib dan Rampa Baru Dibawa ke Polres Kotabaru
Namun tambahnya, tujuan yang lebih mendalam dalam film ini yaitu mengangkat budaya lokal budaya Kalsel yang mana anak anak tidak tahu dengan cerita rakyatnya.
“Mudahan, masyarakat senang nanti dengan filmnya dan juga banyak lagi orang Kotabaru yang terinspirasi dengan film seperti ini,” harapnya.
Mendengar adanya film ini salah satu Budayawan dan Seniman Kalimantan Selatan H Rudi Nugraha Bachtiar Sanderta yang juga merupakan Kabid Pertunjukan Event Pariwisata dan Ekraf Disparpora Kotabaru sempat kaget sekaligus bangga adanya film seperti ini.
Disampaikan Rudi awal diketahuinya film Bagandang Nyiru ini ketika salah satu personil dan sutradaranya datang berkonsultasi kepadanya tentang rencana pemutaran film di sebuah desa bernama Stagen.
“Saya juga penasaran dengan film ini, karena mengangkat tentang Mitos Masyarakat Banjar Dalam Film Lokal,” katanya.
Editor : Arif Subekti