Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

ULM Jadi Kampus Tertua di Kalimantan, Ini Sejarah Berdirinya

Sutrisno • Jumat, 5 Juli 2024 | 13:56 WIB

TERTUA: Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menjadi kampus tertua di Kalimantan.
TERTUA: Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menjadi kampus tertua di Kalimantan.
BANJARMASIN - Kalimantan Selatan mempunyai perguruan tinggi tertua di Kalimantan, yaitu Universitas Lambung Mangkurat atau disingkat ULM.

Kampus ini sudah tidak diragukan lagi dalam pendidikan, karena setiap tahunnya ULM banyak menerima mahasiswa baru yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

ULM juga berhasil mendidik mahasiswa yang berprestasi dan meluluskan alumni yang berkompeten. ULM juga mempunyai banyak dosen, guru besar, dan dokter.

 

Pendiri pertama ULM dan sekaligus rektor pertamanya adalah Brigjen H. Hasan Basry, tokoh pejuang kemerdekaan pada periode 1958-1963.

ULM tidak terlepas dari sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Perguruan tinggi negeri ini berlokasi di Banjarmasin untuk kampus satu, dan kampus duanya di Banjarbaru.

Sejarah ULM dimulai pada 21 September 1956, saat itu masih sebagai Akademi Pertanian Banjar. Kemudian berganti nama menjadi Universitas Lambung Mangkurat pada tahun 1967.

 

Lambung Mangkurat diambil dari nama seorang raja dari Kerajaan Negara Daha, yang merupakan salah satu kerajaan tertua di Kalimantan Selatan.

Sejarawan dan dosen yang berlatar belakang sejarah dan menjadi dosen prodi pendidikan IPS dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Prof Bambang Subiyakto menceritakan sedikit tentang sejarah ULM, karena dirinya sudah berpuluh-puluh tahun menjadi dosen di sana.

Ia menceritakan, ULM adalah universitas perjuangan yang didirikan dengan semangat pembauran bermula dari dibentuknya Dewan Lambung Mangkurat yang dipelopori Letkol H. Hasan Basry di sebuah acara reuni para pejuang pada 3-10 Maret 1957.

 

Baca Juga: Membuat Alat Musik Panting Khas Kalsel Tidak Sembarangan, Ini Keunikannya

"Tercetuslah rencana kerja yang dititikberatkan kepada pembangunan daerah Kalimantan Selatan. Di antaranya mendirikan sebuah perguruan tinggi yang kemudian diberi nama Universitas Lambung Mangkurat (ULM)," katanya.

Logo ULM berupa burung enggang khas Kalimantan. Dimana sifat dan paruhnya berbeda dengan burung-burung enggang di Sulawesi. Hidupnya di pohon-pohon besar, di tengah pulau dan bersarang pada pucuk pohon-pohon.

Di awal berdirinya, ULM terdiri atas empat fakultas, yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Sosial dan Politik, serta Fakultas Islamologi. Sekarang ULM telah mengalami perkembangan yang signifikan, dengan berbagai fakultas dan program studi yang terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan riset di daerah. (Hairunisa/yn/ris)

Editor : Sutrisno
#universitas lambung mangkurat #banjarmasin #ULM #kalimantan