Transportasi Sungai Lulut Terganggu, Gegara Eceng Gondong

Endang Syarifuddin • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 08:36 WIB
Eceng gondok menutupi sebagian besar aliran Sungai Lulut, Banjarmasin, hingga membuat perahu dan kelotok kesulitan melintas.(Foto: Endang Syarifuddin/Radar Banjarmasin)
Eceng gondok menutupi sebagian besar aliran Sungai Lulut, Banjarmasin, hingga membuat perahu dan kelotok kesulitan melintas.(Foto: Endang Syarifuddin/Radar Banjarmasin)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Hamparan eceng gondok menutupi sebagian besar aliran Sungai Lulut. Dampaknya, perahu dan kelotok kesulitan melintas. Aktivitas warga yang mengandalkan transportasi sungai, termasuk mereka yang hendak berangkat berdagang, ikut terganggu.

Pantauan Radar Banjarmasin di lokasi, eceng gondok memenuhi permukaan sungai hingga menghambat pergerakan perahu maupun kelotok. Kondisi tersebut sudah terjadi sejak subuh.

Minah, salah seorang warga setempat, mengaku kesulitan mengayuh perahu untuk berangkat berdagang karena terhalang hamparan tanaman air tersebut.

“Kami yang mau pergi bedagang menggunakan perahu susah mengayuh,” ujar Minah, Senin (12/10/2026).

Serangan eceng gondok yang memenuhi aliran sungai ini bukan fenomena baru. Kondisi serupa kerap terjadi secara musiman, terutama saat memasuki musim hujan.

Tak hanya eceng gondok, pampangan yang terbawa arus biasanya juga terdiri dari gulma, batang bambu, potongan pohon hingga sampah plastik. Tumpukan material tersebut dapat memenuhi permukaan sungai dan mengganggu aktivitas transportasi air.

Pampangan lazimnya datang dari arah hulu, terbawa arus menuju kawasan perkotaan. Saat debit air meningkat pada musim hujan, berbagai material yang hanyut berpotensi menumpuk di sejumlah titik sungai di Banjarmasin.

Beberapa lokasi yang kerap menjadi tempat munculnya pampangan di antaranya kawasan Jembatan Pasar Lama, kolong Jembatan Banua Anyar, serta kawasan Jembatan Antasari.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Jefry Fransyah, mengatakan informasi mengenai eceng gondok yang menghambat aktivitas warga itu segera ditindaklanjuti.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan bidang yang menangani sungai untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Kami segera koordinasi dengan bidang sungai,” ujar Jefry.

Editor : M Oscar Fraby
Eceng Gondog Sungai Lulut DLH