Pembangunan Jalan Lingkar Dikebut, Dinas PUPR Banjarbaru Tuntaskan Dokumen Fase Konstruksi

Sutrisno • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 20:34 WIB
TRASE: Pembangunan ruas Jalan Purnawirawan yang menghubungkan Palam dan Guntung Manggis yang dikerjakan pemerintah pusat. Jalan ini merupakan bagian dari trase Jalan Lingkar. 
(Instagram/@hj.lisahalaby) 
TRASE: Pembangunan ruas Jalan Purnawirawan yang menghubungkan Palam dan Guntung Manggis yang dikerjakan pemerintah pusat. Jalan ini merupakan bagian dari trase Jalan Lingkar.  (Instagram/@hj.lisahalaby) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU - Rencana pembangunan Jalan Lingkar terus dikebut Pemerintah Kota Banjarbaru. Tahun ini fokusnya adalah menuntaskan seluruh dokumen persiapan fase konstruksi.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru, Adi Maulana, mengatakan dokumen yang disiapkan meliputi Detail Engineering Design (DED), Feasibility Study (FS), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), serta Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin).

"Target kami pada tahun 2026 adalah menyelesaikan seluruh readiness criteria, yakni dokumen DED, FS, AMDAL, dan Andalalin," ujarnya.

Adi menjelaskan, penyusunan DED kini telah memasuki tahap akhir. Sementara itu, dokumen FS dan Andalalin segera memasuki tahapan ekspose final. Adapun penyusunan AMDAL masih berlangsung bersama konsultan lingkungan dan Dinas Lingkungan Hidup.

Jalan Lingkar Banjarbaru direncanakan memiliki panjang sekitar 43,25 kilometer. Trase awal dimulai dari Jalan Ir PM Noor di kawasan Sungai Ulin, kemudian terhubung ke Jalan Sirkuit menuju Gunung Kupang.

Selanjutnya, jalur tersebut keluar di Simpang Empat Jalan Mistar Cokrokusumo–Bina Bakti, tersambung ke Jalan Taruna Bakti hingga Jalan Purnawirawan di Kelurahan Palam. Dari sana, trase berlanjut ke Jalan Guntung Manggis Ujung, Kelurahan Guntung Manggis, hingga terhubung ke Jalan Banjarbaru–Pelaihari, tidak jauh dari wilayah Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut.

Untuk merealisasikan proyek tersebut, dibutuhkan anggaran sekitar Rp380 miliar. Rinciannya, Rp320 miliar diharapkan berasal dari APBN, Rp40 miliar dari APBD Provinsi Kalimantan Selatan, dan Rp20 miliar dari APBD Kota Banjarbaru.

"Agar mendapatkan dukungan APBN, kami telah mengusulkan pembangunan Jalan Lingkar melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Tahun ini pemerintah pusat juga mulai mengerjakan ruas Jalan Purnawirawan yang menghubungkan Palam dan Guntung Manggis, yang merupakan bagian dari trase Jalan Lingkar," kata Adi. 

Selain itu, Pemko Banjarbaru juga mengusulkan pelebaran Jalan Purnawirawan dan sebagian Jalan Guntung Manggis melalui program yang sama. "Informasi yang kami peroleh, mudah-mudahan kedua ruas tersebut dapat mulai dikerjakan pada akhir tahun ini atau awal tahun depan," jelasnya. (al/ris) 

Editor : Arief
Berita Banjarbaru PUPR Banjarbaru jalan