Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Minim Pendaftar, MPLS SMPN 12 Banjarbaru Hanya Diikuti 29 Siswa

Sheilla Farazela • Selasa, 14 Juli 2026 | 14:44 WIB
Para siswa baru di SMPN 12 Banjarbaru saat mengikuti kegiatan di MPLS tahun 2026 (SHEILLA/RADAR BANJARMASIN)
Para siswa baru di SMPN 12 Banjarbaru saat mengikuti kegiatan di MPLS tahun 2026 (SHEILLA/RADAR BANJARMASIN)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarbaru - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 12 Banjarbaru resmi bergulir dengan suasana penuh semangat. 

Sempat didera kekhawatiran karena minimnya pendaftar pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) gelombang pertama, sekolah yang terletak di Kelurahan Bangkal ini akhirnya berhasil menjaring puluhan siswa setelah masa pendaftaran diperpanjang hingga 9 Juli lalu.

Kepala SMPN 12 Banjarbaru, Fitriansyah, mengungkapkan bahwa siswa yang mendaftar hingga mengikuti MPLS sebanyak 29 orang. 

"Siswa yang terdaftar 29 siswa, yang ikut MPLS," ungkap Fitriansyah saat dikonfirmasi oleh Radar Banjarmasin, Selasa (14/7)

Dalam pelaksanaan MPLS tahun ini, SMPN 12 Banjarbaru tidak hanya fokus pada adaptasi lingkungan sekolah formal. Pihak sekolah mengadopsi penuh petunjuk teknis dari kementerian terkait dengan menyelipkan materi-materi aplikatif yang sangat relevan dengan kondisi geografis sekolah.

Fitriansyah menjelaskan bahwa materi MPLS yang diberikan sesuai dengan petunjuk teknis dari kementerian. 

Materi tersebut antara lain meliputi pengenalan diri, wawasan wiyata mandala, aku dan sekolahku, aku anak Indonesia hebat, cek kesehatan, hingga siaga bencana dan materi penunjang lainnya.

Satu hal yang menarik, materi siaga bencana dipertajam dengan fokus pada pengenalan ancaman serta informasi dini bencana.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan didasarkan pada kondisi geografis di sekitar lingkungan sekolah.

"Itu ada materi rujukan dari kementerian, kegiatan antara lain pengenalan ancaman, dan informasi dini bencana. Kebetulan Mbak, di Bangkal ini kan ada kemungkinan bencana banjir tiap tahun bisa terjadi," beber Fitriansyah.

Melalui momentum MPLS ini, Fitriansyah menaruh asa yang besar kepada 29 siswa baru tersebut. 

Ia berharap keterbatasan jumlah rombongan belajar tidak menyurutkan semangat mereka untuk menuntut ilmu setinggi mungkin di bangku sekolah.

"Harapan ke depan untuk siswa baru selalu rajin, semangat belajar, dan selalu tetap bersekolah serta menjaga nama baik sekolah," pungkas Fitriansyah .

Sekadar mengingat, pada SPMB 2026 lalu, SMPN 12 Banjarbaru menargetkan dapat menampung dua Rombongan Belajar (Rombel) dengan total kuota 64 siswa. 

Namun, hingga penutupan jalur online resmi pada 26 Juni lalu, jumlah pendaftar masih diangka 20 siswa, sehingga dilakukan perpanjangan pendaftaran sampai 9 Juli 2026 lalu.

Editor : M Oscar Fraby
bencana banjir mpls SMPN