BANJARBARU– Satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota Erna Lisa Halaby dan Wakil Wali Kota Wartono, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Banjarbaru sukses merealisasikan berbagai program prioritas, khususnya sektor Penerangan Jalan Umum (PJU) dan pembenahan kawasan permukiman.
Kepala Disperkim Banjarbaru, Abdussamad, mengungkapkan bahwa hingga tahun 2025, sebanyak 22.622 titik PJU telah menyala dan tersebar di seluruh wilayah kota. Pemeliharaan berkala terus berjalan demi memastikan keamanan serta kenyamanan aktivitas warga pada malam hari.
"Sebagai keberlanjutan program 'Banjarbaru Terang', pada Tahun Anggaran 2026 kami merencanakan penambahan 918 titik PJU baru. Sebarannya meliputi Landasan Ulin 250 titik, Banjarbaru Selatan 243 titik, Liang Anggang 193 titik, Cempaka 120 titik, dan Banjarbaru Utara 112 titik," papar Abdussamad.
Program ini memprioritaskan kawasan permukiman dan jalan lingkungan yang masih minim penerangan.
Selain PJU, rapor hijau satu tahun kepemimpinan Lisa-Wartono juga menyasar program sosial. Lewat gerakan "Barakat Gawi", Disperkim berhasil merehabilitasi 159 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sepanjang 2025 melalui sinergi APBD dan dunia usaha, serta menargetkan 102 unit rumah lagi di tahun 2026.
Akselerasi ini berjalan beriringan dengan penanganan kawasan kumuh. Dari total 74,30 hektare area kumuh di Banjarbaru, Disperkim berhasil menuntaskan 36,03 hektare (48,49%) yang didukung pembangunan infrastruktur jalan lingkungan sepanjang 2.609 meter.
Ke depan, Pemko Banjarbaru berkomitmen memperkuat sinergi dengan masyarakat guna mewujudkan pelayanan publik yang prima.
"Kami berharap pembangunan berkelanjutan ini terus berjalan agar tercipta Kota Banjarbaru yang semakin terang, aman, nyaman, maju, dan berdaya saing," pungkas Abdussamad. (adv/she/al/ris)
Editor : Arief