RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarbaru - Distribusi air curah dari BPAM Banjarbakula menuju PTAM Intan Banjar kembali berjalan normal setelah pekerjaan penggantian komponen utama jaringan perpipaan berdiameter 400 milimeter di kawasan Guntung Manggis, Banjarbaru, rampung dikerjakan.
Perbaikan berlangsung selama dua hari, 10–11 Juni 2026, dan sempat menyebabkan gangguan pasokan air di sebagian wilayah layanan.
Valve Rusak dan Flowmeter Diganti
Kepala BPAM Banjarbakula, Siddiq Wahyu Pamungkas, menjelaskan pekerjaan meliputi dua komponen utama. Pertama, penggantian gate valve yang mengalami kerusakan sehingga fungsi buka-tutup aliran air tidak lagi bekerja optimal. Kedua, penggantian flowmeter ultrasonik menjadi flowmeter elektromagnetik yang memiliki akurasi lebih tinggi dalam mengukur volume dan debit air yang didistribusikan.
"Penggantian dilakukan sebagai tindak lanjut evaluasi teknis sekaligus memenuhi kebutuhan sistem pengukuran yang lebih presisi," kata Siddiq, Jumat (12/6/2026).
Uji Teknis: Tak Ada Kebocoran
Setelah pekerjaan selesai sesuai jadwal, BPAM langsung menggelar pengujian teknis untuk memastikan sistem beroperasi normal.
"Hasil pengujian menunjukkan seluruh peralatan berfungsi dengan baik dan tidak ditemukan kebocoran pada sambungan perpipaan," ujar Siddiq.
Dengan rampungnya perbaikan tersebut, pengendalian aliran air disebut telah kembali normal dan mendukung kelancaran operasional jaringan distribusi secara keseluruhan.
Kurangi Risiko Gangguan Masa Depan
Siddiq menegaskan peremajaan infrastruktur ini penting untuk mengurangi risiko gangguan distribusi sekaligus meningkatkan akurasi data pencatatan air curah yang disalurkan kepada PTAM Intan Banjar.
"Perbaikan ini merupakan bagian dari upaya kami menjaga kontinuitas pasokan air curah kepada PTAM Intan Banjar, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih andal," tutup Siddiq. (*)
Editor : M. Ramli Arisno