Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tarif Khusus Pelajar Dapat Dukungan DPRD Banjarmasin. Ini Syaratnya

Endang Syarifuddin • Rabu, 3 Juni 2026 | 14:06 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin Hendra mendukung rencana pemberian tarif khusus bagi pelajar pengguna fasilitas olahraga daerah. (Endang Syarifuddin/Radar Banjarmasin)
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin Hendra mendukung rencana pemberian tarif khusus bagi pelajar pengguna fasilitas olahraga daerah. (Endang Syarifuddin/Radar Banjarmasin)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Rencana pemberian tarif khusus bagi pelajar pengguna fasilitas olahraga milik Pemko Banjarmasin mendapat dukungan dari DPRD Kota Banjarmasin. Namun, kebijakan tersebut diminta dikaji secara matang agar tidak mengganggu biaya operasional dan pemeliharaan sarana olahraga yang digunakan masyarakat.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Hendra, menilai wacana yang sedang dibahas Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) itu merupakan langkah positif untuk meningkatkan akses pelajar terhadap fasilitas olahraga daerah.

Menurutnya, semakin mudah pelajar memanfaatkan sarana olahraga, semakin besar pula peluang lahirnya bibit-bibit atlet baru dari Kota Banjarmasin. 

"Kami pada prinsipnya mendukung. Fasilitas olahraga milik pemerintah memang harus bisa dimanfaatkan masyarakat, termasuk pelajar yang selama ini cukup aktif menggunakannya," ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Meski demikian, politisi PKS ini mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak hanya fokus pada keringanan biaya. Pemerintah juga perlu menghitung dampaknya terhadap pengelolaan fasilitas olahraga yang memerlukan biaya perawatan secara rutin.

Menurutnya, kebersihan lapangan, perbaikan fasilitas, penyediaan perlengkapan hingga operasional petugas lapangan tetap membutuhkan anggaran. Karena itu, skema tarif khusus harus disusun secara cermat agar pelayanan kepada masyarakat dan pemeliharaan aset daerah dapat berjalan beriringan.

"Jangan sampai niat memberikan kemudahan justru membuat kualitas fasilitas menurun karena biaya pemeliharaannya tidak terpenuhi. Semuanya harus dihitung dengan baik," katanya.

Ia juga mendorong agar penerapan tarif khusus nantinya memiliki aturan yang jelas. Misalnya dengan menunjukkan kartu pelajar atau diberlakukan pada jam-jam tertentu sehingga manfaatnya benar-benar diterima kelompok yang menjadi sasaran.

Ia berharap pembahasan yang sedang dilakukan Disbudporapar dapat menghasilkan kebijakan yang seimbang. Di satu sisi memberikan kemudahan bagi pelajar untuk berolahraga, di sisi lain tetap menjamin fasilitas olahraga milik daerah terawat dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

"Yang terpenting manfaatnya dirasakan pelajar, sementara pengelolaan dan pemeliharaan aset daerah tetap berjalan dengan baik," pungkas Hendra.

Editor : M Oscar Fraby
#Disbudporapar #dprd #komisi ii