Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dewan Wanti-Wanti Jangan Sampai Jadwal Proyek Jembatan Zapry Zamzam Banjarmasin Minus 

Endang Syarifuddin • Selasa, 2 Juni 2026 | 15:20 WIB
Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Zainal Hakim mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap pembangunan Jembatan Japri Zamzam. (Endang Syarifuddin/Radar Banjarmasin)
Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Zainal Hakim mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap pembangunan Jembatan Japri Zamzam. (Endang Syarifuddin/Radar Banjarmasin)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin– Molornya jadwal pembangunan Jembatan Japri Zamzam sekitar satu bulan menjadi perhatian DPRD Kota Banjarmasin. Dewan mengingatkan agar keterlambatan tersebut tidak membuat progres pekerjaan tertinggal dari target yang telah ditetapkan.

Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Zainal Hakim mengatakan, pembangunan jembatan merupakan proyek konstruksi yang membutuhkan perencanaan dan pengawasan ketat. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat harus memastikan waktu pelaksanaan yang tersisa masih mencukupi untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal.

“Pembangunan jembatan memiliki perhitungan yang sangat detail. Kontraktor dan konsultan pengawas harus benar-benar memastikan waktu yang ada masih cukup untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai perencanaan,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Menurut pria yang biasa disapa Hakim ini menjelaskan, keterlambatan yang terjadi saat ini tidak boleh mengganggu kualitas pekerjaan. Mulai dari mutu material, kualitas konstruksi hingga tahapan pelaksanaan harus tetap mengikuti standar yang telah ditetapkan.


Ia berharap pengerjaan di lapangan berjalan sesuai perhitungan teknis yang telah disusun sejak awal. Dengan begitu, target penyelesaian proyek tetap dapat dicapai tanpa mengorbankan kualitas bangunan.

“Kami berharap jangan sampai proyek ini kembali molor. Jangan sampai pula pekerjaan melewati batas waktu yang sudah direncanakan,” tegas politisi PKB tersebut.

Untuk mengantisipasi keterlambatan lebih lanjut, Zainal meminta Dinas PUPR Kota Banjarmasin, konsultan pengawas, dan kontraktor pelaksana melakukan evaluasi secara berkala terhadap progres pekerjaan.

Menurutnya, evaluasi rutin penting dilakukan agar setiap kendala yang muncul dapat segera ditangani sebelum berdampak pada target penyelesaian proyek.

“Kalau perlu dilakukan evaluasi setiap bulan. Tujuannya untuk memastikan pelaksanaan tetap sesuai time schedule yang sudah ditetapkan,” katanya.

Ia menegaskan, progres pekerjaan tidak boleh sampai tertinggal dari jadwal yang telah dibuat. Sebab, ketika progres sudah minus, dampaknya akan langsung berpengaruh terhadap waktu penyelesaian proyek secara keseluruhan.

“Kalau progres sudah minus dari jadwal, otomatis akan berpengaruh terhadap waktu penyelesaian pekerjaan. Karena itu pengawasan harus benar-benar dilakukan,” pungkas Hakim.

Editor : M Oscar Fraby
#banjarmasin #DPRD Banjarmasin #pupr