Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Penyandang Disabilitas Dilatih Menyelamatkan Diri, BPBD Banjarbaru Fokus Mitigasi Bencana ke kelompok Rentan

Sheilla Farazela • Sabtu, 2 Mei 2026 | 17:43 WIB
PELATIHAN: Penyandang disabilitas khususnya perempuan menjadi sasaran utama pelatihan simulasi evakuasi mandiri sebagai mitigasi bencana. 
(Foto: SHEILLA FARAZELA/ RADAR BANJARMASIN)
PELATIHAN: Penyandang disabilitas khususnya perempuan menjadi sasaran utama pelatihan simulasi evakuasi mandiri sebagai mitigasi bencana.  (Foto: SHEILLA FARAZELA/ RADAR BANJARMASIN)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru mulai menggeser fokus mitigasi bencana ke kelompok rentan.

Kali ini, para penyandang disabilitas khususnya perempuan menjadi sasaran utama pelatihan simulasi evakuasi mandiri untuk memperkecil risiko fatalitas saat keadaan darurat.

Langkah ini diambil mengingat penyandang disabilitas memiliki tantangan mobilitas yang berbeda saat menghadapi bencana rutin di Banjarbaru, seperti Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarbaru, Zaini, menegaskan bahwa edukasi ini bertujuan memangkas ketergantungan penuh pada relawan saat menit-menit awal bencana terjadi.

Menurutnya, pemahaman mengenai jalur evakuasi dan manajemen kepanikan menjadi kunci keselamatan. "Disabilitas adalah kelompok risiko tinggi. Kami ingin mereka punya skill dasar untuk menyelamatkan diri sendiri dulu sebelum bantuan tiba di lokasi," ujar Zaini.

Berbeda dari sosialisasi sebelumnya yang bersifat umum, kali ini BPBD menerapkan pendekatan inklusif. Peserta difokuskan pada perempuan disabilitas untuk menciptakan ruang belajar yang lebih efektif dan nyaman. 

Materi yang diberikan tidak sekadar teori, melainkan praktik langsung mengenai pemetaan jalur evakuasi dan tindakan preventif di titik rawan. 

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#bpbd banjarbaru #anak berkebutuhan khusus #bencana