RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima bantuan cairan busa atau foam khusus dari perusahaan asal Jepang, Shabon-dama Soap untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Natural Foam tersebut digunakan sebagai campuran bahan pemadaman api, khususnya di lahan gambut. Penyerahan bantuan pada awal pekan tadi sebagai bentuk dukungan dalam mengantisipasi potensi karhutla yang kerap terjadi saat musim kemarau.
Produk ini sebagai inovasi pemadaman yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Sebelumnya, produk tersebut telah melalui penelitian di Kalimantan Tengah.
“Hasil penelitian menunjukkan penggunaan foam tersebut mampu mengurangi kebutuhan air hingga 75 persen dari metode pemadaman konvensional,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Ronny Eka Saputra.
Selain efisiensi penggunaan air, Natural Foam juga memiliki kemampuan penetrasi yang lebih baik pada lahan gambut. Sehingga dapat mempercepat proses pemadaman api yang penanganannya sulit di wilayah tersebut.
Keunggulan lain dari produk ini adalah tingkat keamanannya terhadap lingkungan dan petugas. “Cairan tersebut tidak menimbulkan iritasi pada kulit serta aman bagi tumbuh-tumbuhan di sekitar area kebakaran,” papar Ronny.
Sebagai bentuk dukungan awal, pihak perusahaan memberikan bantuan sebanyak delapan jeriken Natural Foam. Setiap jeriken memiliki kapasitas sekitar 20 liter. "Penggunaannya dicampur dengan air. Perbandingannya 1 liter foam dengan 100 liter air," pungkasnya.
Editor : Arief