BANJARBARU – Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni mewakili Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby membedah paparan Feasibility Study (FS) dan pra-desain pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru, Rabu (21/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru.
Paparan rancangan desain disampaikan oleh tim arsitektur dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), didampingi Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru, Asep Saputra. Dalam pemaparannya, tim menjelaskan konsep gedung perpustakaan yang dirancang sebagai pusat literasi digital sekaligus ruang rekreasi edukatif modern bagi masyarakat Banjarbaru.
Sirajoni menegaskan pembangunan gedung tidak hanya berorientasi pada fungsi dan estetika, tetapi juga harus memperhatikan aspek ketahanan lingkungan. Ia secara khusus menyoroti pentingnya perencanaan sistem drainase dan resapan air dalam desain bangunan.
“Dalam membangun gedung, kita harus memikirkan resapan air. Ke mana air akan diresapkan atau dialirkan, sehingga ke depan tidak menimbulkan permasalahan luapan air saat musim hujan. Hal ini harus menjadi perhatian serius kita bersama,” ujarnya.
Menurut Sirajoni perencanaan yang matang sejak tahap pra-desain akan menjadi kunci agar gedung perpustakaan nantinya benar-benar ramah lingkungan dan berkelanjutan. Ia berharap seluruh masukan yang disampaikan dalam pembahasan FS dan pra-desain ini dapat diakomodasi secara optimal sebelum masuk ke tahap pembangunan
Editor : Fauzan Ridhani