Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kawasan Rawan Banjir di Banjarmasin Dipantau, Bappenas Minta Penanganan Jangan Setengah-Setengah

Zulvan Rahmatan • Kamis, 22 Januari 2026 | 19:23 WIB
KE BANJARMASIN: Direktur Kependudukan dan Jaminan Sosial Bappenas RI, Muhammad Cholifihani memantau banjir.
KE BANJARMASIN: Direktur Kependudukan dan Jaminan Sosial Bappenas RI, Muhammad Cholifihani memantau banjir.

BANJARMASIN – Kementerian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menilai penanganan banjir di Kota Banjarmasin tidak bisa dilakukan secara sederhana dan parsial.

Diperlukan solusi menyeluruh dan berbasis data untuk menjawab persoalan banjir yang terus berulang. Penilaian tersebut disampaikan Direktur Kependudukan dan Jaminan Sosial Bappenas RI, Muhammad Cholifihani, saat meninjau langsung kawasan rawan banjir di Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Senin (20/1) petang.

Menurut Cholifihani, kondisi geografis dan lingkungan Banjarmasin membuat persoalan banjir menjadi kompleks. Karena itu, penanganannya tidak bisa dilakukan setengah-setengah. “Ini bukan hal sederhana ternyata. Kita akan buat simulasi untuk bahan adaptasi atau cara-cara yang lebih kuat,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Lifi ini mengungkapkan, faktor penyebab banjir di Banjarmasin kalau mengacu temuan awal di lapangan adalah pasang air laut (rob), cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi, hingga kemungkinan perubahan fungsi lahan. “Kami amati secara tampak muka, dari air laut rob atau hujan yang kemungkinan juga perubahan fungsi lahan. Tapi kita akan upayakan pelan-pelan,” tambahnya.

Ia menegaskan, peninjauan lapangan ini bertujuan menghimpun data faktual sebagai dasar penyusunan kebijakan penataan kota, khususnya di wilayah yang kerap tergenang banjir. Hasil pengamatan tersebut akan menjadi bahan Bappenas dalam merumuskan peta strategis penanganan banjir, termasuk skema adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan kenaikan muka air laut.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Banjarmasin, Dedi Supriatna menyambut positif perhatian Bappenas RI terhadap persoalan banjir di daerahnya. “Memberi semacam simulasi dari dampak kenaikan permukaan air laut yang sesuai dengan kondisi kita,” ujarnya.

Pemko Banjarmasin berharap dukungan perencanaan dari pemerintah pusat dapat memperkuat langkah penanganan banjir secara berkelanjutan dan terukur.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Banjir #bappenas #banjarmasin