Walikota Banjarmasin M Yamin HR menegaskan seluruh jajaran harus siaga penuh mengingat aktivitas masyarakat diprediksi meningkat signifikan.
Hal tersebut disampaikan usai memimpin rapat koordinasi Nataru di sebuah hotel di Banjarmasin, Kamis (11/12/2025).
Baca Juga: SPPG Diluncurkan, Polres Banjarbaru Fokus pada Kualitas dan Keamanan Menu
“Kita mempersiapkan Nataru dan berharap semua kegiatan berjalan aman, terutama di titik-titik ibadah seperti gereja,” ujarnya.
Pemko juga berkoordinasi dengan Polresta Banjarmasin terkait larangan pesta kembang api serta pengamanan arus lalu lintas. “Kita ingin lalu lintas lancar. Sedangkan kembang api kita larang,” tegas Yamin.
Selain Nataru, Pemko turut menyiapkan rencana besar menyambut Haul 5 Rajab. Banjarmasin menjadi daerah lintasan utama jemaah dari berbagai wilayah sehingga setiap SKPD diminta membangun kesiapsiagaan.
Baca Juga: Pasang Sirene Banjir di Dua Titik, BPBD Banjarmasin Segera Rumuskan Ini
“Kami minta dibuka posko tamu untuk jemaah, menyediakan makanan, minuman, dan kebutuhan lain,” katanya.
Arus kendaraan diprediksi meningkat jauh dibanding tahun sebelumnya. Kondisi ini diperberat oleh status siaga pasang rob serta curah hujan tinggi yang masih berlangsung.
Persiapan Haul 5 Rajab akan dilakukan sejak tujuh hari sebelum hingga tujuh hari setelah puncak acara.
Baca Juga: Balangan Aktifkan Posko Siaga Darurat Hidrometeorologi
“Kita harus menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas pada masa haul. Curah hujan tinggi, mudah-mudahan semuanya lancar dan tidak ada masalah,” harap walikota.
Sebelumnya, Pemko telah menerbitkan edaran terkait pengurangan risiko bencana pada musim hujan yang meminta masyarakat rutin membersihkan saluran air, menyiapkan tas siaga bencana, memahami layanan darurat 112, serta melaporkan potensi kejadian di lingkungan masing-masing.
Upaya ini ditujukan untuk meminimalkan dampak rob dan banjir yang masih mengancam wilayah Banjarmasin. (*)
Editor : M. Ramli Arisno