Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Aspal Jalan Sukamara Dibongkar, jadi Pemicu Kecelakaan di Banjarbaru

Sheilla Farazela • Sabtu, 15 November 2025 | 21:49 WIB

MEMBAHAYAKAN: Pembongkaran aspal di Jalan Sukamara menyebabkan jalan berlubang dan licin hingga memicu sejumlah kecelakaan.
MEMBAHAYAKAN: Pembongkaran aspal di Jalan Sukamara menyebabkan jalan berlubang dan licin hingga memicu sejumlah kecelakaan.

BANJARBARU – Proyek perbaikan Jalan Sukamara, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, menuai keluhan warga.

Pembongkaran aspal di sejumlah titik dinilai membahayakan pengendara, terutama saat hujan karena lubang tergenang air dan kondisi jalan menjadi licin.

Salah seorang warga, Irma mengatakan, sudah banyak pengendara terjatuh akibat lubang perbaikan jalan. Seperti yang terjadi pada Kamis (13/11) siang, beberapa siswa berseragam sekolah terjatuh dan pakaian mereka basah oleh lumpur. “Bahkan mama saya juga terjatuh saat menjemput cucu sekolah,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, tulang kaki kanan ibunya mengalami retak dan hingga kini masih kesulitan berjalan. Selain itu, sepeda motor yang dikendarai juga mengalami kerusakan.

Irma berharap pihak terkait mempercepat penutupan kembali lubang bekas pembongkaran. Menurutnya, kondisi jalan yang becek saat hujan sangat membahayakan pengendara.

Menanggapi keluhan warga, Kabid Bina Marga pada Dinas PUPR Banjarbaru, Adi Maulana menjelaskan, rehabilitasi Jalan Sukamara menggunakan metode patching atau penambalan lubang jalan. “Penambalan perlu dilakukan pembongkaran, lalu ditutup kembali dengan campuran aspal panas,” ujarnya, Jumat (14/11).

Namun ia menyebut, penutupan menggunakan lapisan aspal baru belum bisa dilakukan karena terkendala cuaca. “Pengujian kepadatan agregat dengan sand cone tidak bisa dilakukan saat material basah. Kondisinya harus kering agar hasil pengujian akurat,” jelasnya.

Untuk mengurangi risiko kecelakaan, PUPR bersama kontraktor dan konsultan pengawas telah sepakat menutup lubang kecil lebih dulu menggunakan campuran aspal panas. Sementara lubang berukuran besar menunggu hasil uji kepadatan agregat. 

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#Lalu Lintas #banjarbaru #jalan #Infrastruktur